PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM POSING BERBANTUAN SCAFFOLDING TERHADAP KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA KELAS X SMA NEGERI 1 LUBUK PAKAM

Perangin-Angin, Echo Genesis and Banjarnahor, Humuntal (2017) PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM POSING BERBANTUAN SCAFFOLDING TERHADAP KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA KELAS X SMA NEGERI 1 LUBUK PAKAM. Jurnal Pendidikan Matematika (INSPIRATIF), 03 (01). pp. 57-67. ISSN 2442-8876

[thumbnail of Reviewer.pdf]
Preview
Text
Reviewer.pdf - Published Version

Download (366kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh model pembelajaran problem posing berbantuan scaffolding terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa dan mengetahui bagaimanakah peningkatan kemampuan komunikasi matematis siswa kelas. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kelas X SMA yang terdiri dari 10 kelas dan jumlah keseluruhan siswa kelas X sebanyak 407 orang. Sedangkan yang menjadi sampel dalam penelitian ini dipilih dua kelas yang menjadi sampel penelitian secara random sampling, didapat kelas X MIA 6 dan X MIA 5 yang masing-masing berjumlah 40 orang. Kelas experiment yaitu kelas X MIA 6 menggunakan Model Pembelajaran Problem Posing Berbantuan Scaffolding dan kelas kontrol yaitu kelas X MIA 5 menggunakan Model Pembelajaran Konvensional. Jenis penelitian ini adalah quasi experiment. Sebagai alat pengumpul data digunakan data pretest dan postest dalam bentuk test isian pada materi teorema phytagoras untuk pretest dan materi aturan sinus dan cosinus untuk postest, dimana masing-masing soal berjumlah 9 soal yang sudah divalidkan. Selanjutnya untuk alat pengumpul data yang lain digunakan juga data N-Gain, data ini diperlukan untuk mengetahui bagaimana peningkatan kemampuan komunikasi matematis siswa pada kelas experiment dan kelas kontrol. Sebelum dilakukan uji normalitas dan homogenitas sebagai syarat uji hipotesis, terlebih dahulu dilakukan uji kesamaan dua rata-rata data pretest. Hasil penelitian kemampuan komunikasi matematis siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran problem posing berbantuan scaffolding lebih tinggi daripada kemampuan komunikasi matematis siswa yang diajar tanpa menggunakan model pembelajaran problem posing berbantuan scaffolding dengan kata lain “terdapat pengaruh model pembelajaran problem posing berbantuan scaffolding terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa”.
Pada data N-Gain untuk mengetahui bagaimana peningkatan kemampuan komunikasi matematis siswa pada kelas experiment dan kelas kontrol diperoleh hasil bahwa jumlah siswa pada kelas experiment yang memiliki N-Gain tinggi sebanyak 10 siswa ataupun 25% , jumlah siswa pada kelas experiment yang memiliki N-Gain sedang sebanyak 23 siswa ataupun 57,5%, dan jumlah siswa pada kelas experiment yang memiliki N-Gain rendah sebanyak 7 siswa 17,5%, sedangkan jumlah siswa pada kelas kontrol yang memiliki N-Gain tinggi sebanyak 6 siswa ataupun 15%, jumlah siswa pada kelas kontrol yang memiliki N-Gain sedang sebanyak 13 siswa ataupun 32,5%, dan jumlah siswa pada kelas kontrol yang memiliki N-Gain rendah sebanyak 21 siswa 52,5%, dapat disimpulkan bahwa peningkatan kemampuan komunikasi matematis kelas experiment lebih tinggi daripada kelas kontrol.

Item Type: Article
Keywords: Quasi experiment; Problem posing; Scaffolding; Model pembelajaran; Komunikasi matematis
Subjects: L Education > LB Theory and practice of education > LB1025 Teaching (Principles and Practice)
L Education > LB Theory and practice of education > LB1603 Secondary Education. High schools
Q Science > QA Mathematics
Divisions: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Matematika
Depositing User: Mrs Harly Christy Siagian
Date Deposited: 23 Apr 2020 08:56
Last Modified: 23 Apr 2020 08:56
URI: https://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/39205

Actions (login required)

View Item
View Item