ANALISIS MAKNA HENDRI-HENDRI PADA TADISI PERNIKAHAN ADAT NIAS (KAJIAN PRAGMATIK)

ANGELIN ZEBUA, TRI ELVIRA (2019) ANALISIS MAKNA HENDRI-HENDRI PADA TADISI PERNIKAHAN ADAT NIAS (KAJIAN PRAGMATIK). Undergraduate thesis, UNIMED.

[img]
Preview
Text
1. NIM. 2151210018 HALAMAN DEPAN.pdf - Published Version

Download (125kB) | Preview
[img]
Preview
Text
2. NIM. 2151210018 LEMBAR PENGESAHAN.pdf - Published Version

Download (664kB) | Preview
[img]
Preview
Text
3. NIM. 2151210018 ABSTRAK.pdf - Published Version

Download (113kB) | Preview
[img]
Preview
Text
4. NIM. 2151210018 KATA PENGANTAR.pdf - Published Version

Download (253kB) | Preview
[img]
Preview
Text
5. NIM. 2151210018 DAFTAR ISI.pdf - Published Version

Download (341kB) | Preview
[img]
Preview
Text
6. NIM. 2151210018 DAFTAR TABEL.pdf - Published Version

Download (172kB) | Preview
[img]
Preview
Text
7. NIM. 2151210018 DAFTAR LAMPIRAN.pdf - Published Version

Download (170kB) | Preview
[img]
Preview
Text
8. NIM. 2151210018 BAB I.pdf - Published Version

Download (393kB) | Preview
[img]
Preview
Text
12. NIM. 2151210018 BAB V.pdf - Published Version

Download (213kB) | Preview
[img]
Preview
Text
13. NIM. 2151210018 DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (361kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang makna yang terkandung pada hendri-hendri yang merupakan salah satu tradisi dalam upacara pernikahan adat Nias. Selain itu, penelitian ini bertujuan agar budaya hendri-hendri ini tetap di lestarikan berhubung tradisi pada upacara pernikahan saat ini tidak menggunakan aksesoris pernikahan yang sudah ada sebelumnya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif. Alat yang digunakan dalam pengumpulan data adalah observasi, wawancara dan dokumentasi data. Hasil yang telah diperoleh pada penelitian ini yakni, hendri-hendri adalah seni dalam tradisi upacara pernikahan. Seni yang berbentuk pantun bersyair ini mengandung nilai estetika yang menghidupkan suasana pernikahan. Hendri-hendri memiliki makna merendahkan segela sesuatu dan meninggi-ninggikan lawan tutur. Hendri-hendri mencakup tiga prinsip kesopanan, yakni maksim kedermawanan, maksim pengharaan dan maksim kesederhanaan. Selain itu, hendri-hendri mengandung jenis tindak tutur lokusi didalmnya. Namun, seiring berjalanya waktu, hendri-hendri jarang diterapkan karena tidak adanya orang yang mampu membawakan hendri-hendri di karenakan ketidaktahuan tentang lirik hendri-hendri tersebut sehingga digantikan dengan lagu serta musik modern.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK
Thesis advisorArif, Syamsulnidn0024115908
Thesis advisorUNSPECIFIEDUNSPECIFIED
Call Number: SK-2020 IND 013
Keywords: hendri-hendri, tradisi, upacara pernikahan
Subjects: P Language and Literature > P Philology. Linguistics
P Language and Literature > PL Languages and literatures of Eastern Asia, Africa, Oceania > PL5051 Malayan (Indonesia) languages
Divisions: Fakultas Bahasa dan Seni > Sastra Indonesia
Depositing User: Mr Fifri Juanda Harahap
Date Deposited: 12 Feb 2020 11:45
URI: http://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/38432

Actions (login required)

View Item View Item