PENGARUH DESENTRALISASI FISKAL TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI PROVINSI SUMATERA UTARA

Pasaribu, Ronauli Fransiska (2012) PENGARUH DESENTRALISASI FISKAL TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI PROVINSI SUMATERA UTARA. Masters thesis, UNIMED.

[img]
Preview
Text
8106162018 ABSTRAK.pdf - Published Version

Download (169kB) | Preview
[img]
Preview
Text
8106162018 KATA PENGANTAR.pdf - Published Version

Download (222kB) | Preview
[img]
Preview
Text
8106162018 DAFTAR ISI.pdf - Published Version

Download (184kB) | Preview
[img]
Preview
Text
8106162018 BAB I.pdf - Published Version

Download (195kB) | Preview
[img]
Preview
Text
8106162018 BAB V.pdf - Published Version

Download (43kB) | Preview
[img]
Preview
Text
8106162018 DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (54kB) | Preview

Abstract

Penelitan ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh antara desentralisasi fiskal, pertumbuhan penduduk, level awal pertumbuhan, dan indeks pembangunan manusia (IPM) terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi Sumatera Utara.Data yang digunakan adalah data sekunder yang bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS) yang berbentuk data panel (pooling data) atas 25 kabupaten/kota Prov. Sumatera Utara pada periode 2006 – 2010. Untuk analisis data menggunakan metode OLS (Ordinary Least Square) dengan model estimasi regresi linear berganda dengan menggunakan analisis data metode efek tetap (fixed effect) yang didasarkan atas hasil pengolahan data dengan menggunakan bantuan program Eviews 5.1. Penggunaan metode ini dapat menjelaskan pengaruh desentralisasi fiskal terhadap pertumbuhan ekonomi pada masing-masing kabupaten/kota di Provinsi Sumatera Utara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan desentralisasi fiskal, pertumbuhan jumlah penduduk, level awal pertumbuhan, dan indeks pembangunan manusia memiliki pengaruh yang signifikan dengan perolehan F-stat sebesar 10.86770 dengan prob. sebesar 0.000 pada taraf alpha 5 persen. Sedangkan secara parsial desentralisasi fiskal memperoleh nilai t hitung (3.142367) dengan Prob. sebesar 0.0022 dan Indeks Pembangunan Manusia memperoleh nilai thitung (2.440359) dengan Prob. sebesar 0.0165; artinya kedua variabel tersebut berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Level awal pertumbuhan berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi memperoleh nilai thitung (0.042775) dengan Prob. sebesar 0.9660. Sedangkan pertumbuhan penduduk berdampak negatif terhadap pertumbuhan ekonomi memperoleh nilai thitung (-0.391225) dengan Prob. sebesar 0.6965. Selanjutnya, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel yang paling tinggi tingkat elastisitasnya terhadap pertumbuhan ekonomi adalah desentralisasi fiskal. Hasil penelitian ini juga menujukkan bahwa kabupaten/kota yang paling tinggi elastisitasnya terhadap pertumbuhan ekonomi adalah kabupaten Nias. Sedangkan Kabupaten/Kota yang paling rendah tingkat elastisitasnnya terhadap pertumbuhan ekonomi adalah Kota Medan.

Item Type: Thesis (Masters)
Contributors:
ContributionNameNIP
Thesis advisorYusuf, MuhammadUNSPECIFIED
Thesis advisorArwansyah, UNSPECIFIED
Call Number: 339.520 959 81 Pas p
Keywords: Desentralisasi; Economic Development and Growth; Fiskal
Subjects: H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD72 Economic growth, development, planning
L Education > LA History of education > LA410 Other regions or countries
Divisions: Program Pasca Sarjana > Ilmu Ekonomi
Depositing User: Mrs Yuni Chairani
Date Deposited: 09 Apr 2016 08:13
URI: http://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/3530

Actions (login required)

View Item View Item