EKSISTENSI SEPATU BUNUT SEBAGAI HOME INDUSTRY DI KOTA KISARAN KABUPATEN ASAHAN

SINULINGGA, DESY SRYULINA (2018) EKSISTENSI SEPATU BUNUT SEBAGAI HOME INDUSTRY DI KOTA KISARAN KABUPATEN ASAHAN. Undergraduate thesis, UNIMED.

[img]
Preview
Text
1. NIM 3133322021 COVER.pdf - Published Version

Download (41kB) | Preview
[img]
Preview
Text
2. NIM 3133322021 APPROVALSHEET.pdf - Published Version

Download (477kB) | Preview
[img]
Preview
Text
3. NIM 3133322021 ABSTRACT.pdf - Published Version

Download (114kB) | Preview
[img]
Preview
Text
4. NIM 3133322021 ACKNOLEDEMENT.pdf - Published Version

Download (117kB) | Preview
[img]
Preview
Text
5. NIM 3133322021 TABLE OF CONTENT.pdf - Published Version

Download (142kB) | Preview
[img]
Preview
Text
6. NIM 3133322021 CHAPTER I.pdf - Published Version

Download (293kB) | Preview
[img]
Preview
Text
10. NIM 3133322021 CHAPTER V.pdf - Published Version

Download (141kB) | Preview
[img]
Preview
Text
11. NIM 3133322021 REFERENCE.pdf - Published Version

Download (141kB) | Preview

Abstract

Persaingan yang ketat dalam sektor industri mengharuskan setiap individu memiliki usaha yang dapat memenuhi kebutuhannya. Salah satunya adalah usaha rumahan sepatu Bunut yang terletak di Kelurahan Bunut Kota Kisaran Kabupaten Asahan. Produk yang dijual tidak hanya sepatu, ada juga tas yang semua bahan dasarnya adalah kulit. Ciri khas dari sepatu Bunut terletak pada bahannya yaitu kulit dan memiliki tapak senyawa sehingga jika tapak lepas maka sepatu tersebut masih bisa digunakan. Dulunya sepatu Bunut ini merupakan barang pabrik yang dikelola oleh orang Amerika bernama Colehan. Namun pada tahun 80-an Bakrie membeli pabrik tersebut dan pada masa beliau pabrik tersebut bangkrut dan para pekerja terpaksa diberhentikan. Beberapa tahun kemudian, para pakerja berinisiatif membuka usaha rumahan sepatu Bunut yang masih ada sampai sekarang dengan bermodalkan keahlian yang mereka dapat selama bekerja di pabrik tersebut. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui eksistensi sepatu Bunut di Kota Kisaran Kabupaten Asahan, hambatan dan strategi dalam proses pengembangan produktivitas sepatu Bunut dan perubahan kehidupan para pengrajin sepatu Bunut. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi dan wawancara mendalam. Informan dibagi menjadi: 1. Para pemilik toko sekaligus pengrajin sepatu Bunut, 2. Para pemilik toko yang hanya menjualkan sepatu Bunut, 3. Pemasok dan 4. Pembeli. Hasil penelitian menunjukkan bahwa eksistensi dari sepatu Bunut ini masih sangat terjaga dengan banyaknya peminat dari sepatu Bunut ini dimulai dari kalangan anak sekolah sampai pekerja kantoran. Adapun peminat lainnya adalah para pendatang yang membeli sepatu Bunut ini sebagai ole-ole khas dari Kisaran. Adapun hambatan dalam proses pengembangan sepatu Bunut ini adalah modal, sarana dan prasarana serta teknologi dalam peralatan yang digunakan. Perubahan kehidupan para pengrajin mengalami peningkatan kearah yang lebih baik. Dengan membuka usaha rumahan sepatu Bunut ini, para pengrajin maupun yang hanya menjualkan saja dapat memenuhi kebutuhan hidup keluarganya.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK
Thesis advisor, Nurjannah195612171980032003
Call Number: SK-2018 ANTRO 013
Keywords: Eksistensi, Sepatu Bunut, Home Industry
Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > GN Anthropology
G Geography. Anthropology. Recreation > GN Anthropology > GN448 Economic organization. Economic anthropology
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial > Pendidikan Antropologi
Depositing User: Mr Renaldi Syafaruddin Akbar
Date Deposited: 19 Feb 2019 10:10
URI: http://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/31855

Actions (login required)

View Item View Item