ANALISIS SOAL BAHASA INDONESIA KELAS X, XI, DAN XI BERDASARKAN KLASIFIKASI LEVEL KOGNITIF SMK-TR SINAR HUSNI

Nadila, Rizki Shofia (2018) ANALISIS SOAL BAHASA INDONESIA KELAS X, XI, DAN XI BERDASARKAN KLASIFIKASI LEVEL KOGNITIF SMK-TR SINAR HUSNI. Undergraduate thesis, UNIMED.

[img]
Preview
Text
1. NIM 2141111033 COVER.pdf - Published Version

Download (46kB) | Preview
[img]
Preview
Text
2. NIM 2141111033 APPROVAL SHEET.pdf - Published Version

Download (267kB) | Preview
[img]
Preview
Text
3. NIM 2141111033 ABSTRACT.pdf - Published Version

Download (208kB) | Preview
[img]
Preview
Text
4. NIM 2141111033 PREFACE.pdf - Published Version

Download (129kB) | Preview
[img]
Preview
Text
5. NIM 2141111033 TABLE OF CONTENT.pdf - Published Version

Download (235kB) | Preview
[img]
Preview
Text
6. NIM 2141111033 TABLE.pdf - Published Version

Download (206kB) | Preview
[img]
Preview
Text
7. NIM 2141111033 APPENDICES.pdf - Published Version

Download (32kB) | Preview
[img]
Preview
Text
8. NIM 2141111033 CHAPTER I.pdf - Published Version

Download (436kB) | Preview
[img]
Preview
Text
12. NIM 2141111033 CHAPTER V.pdf - Published Version

Download (235kB) | Preview
[img]
Preview
Text
13. NIM 2141111033 BIBLIOGRAPHY.pdf - Published Version

Download (335kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pendistribusian, jumlah, dan persentase klasifikasi level kognitif pada soal Ujian Semester Genap dan Ujian Sekolah Bahasa Indonesia kelas X, XI, dan XII tahun pembelajaran 2016/2017 SMK-TR Sinar Husni. Data dalam penelitian ini adalah soal ujian kelas X, XI, dan XII Bahasa Indonesia tahun pelajaran 2016/2017. Instrumen yang digunakan adalah tabel level kognitif dan dimensi proses berpikir. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif. Berdasarkan analisis data, (1) soal ujian semester genap kelas X, XI, dan XII memiliki lima, enam, dan satu level kognitif LOTS dimensi proses berpikir mengingat. Level kognitif MOTS pada kelas X memiliki dua proses berpikir memahami dan tiga proses berpikir mengaplikasi. Pada kelas XI memiliki satu proses berpikir memahami dan dua proses berpikir mengaplikasi. Pada kelas XII memiliki dua puluh sembilan proses berpikir memahami dan delapan belas proses berpikir mengaplikasi. Level kognitif HOTS tidak terdapat pada soal kelas X. Pada kelas XI dan XII memiliki satu dan dua butir soal dimensi proses berpikir menganalisis. (2) soal kelas X berjumlah lima soal atau 50% level konitif LOTS, lima soal atau 50% level konitif MOTS. Pada kelas XI berjumlah enam soal atau 60% level konitif LOTS, tiga soal atau 30% level konitif MOTS, dan satu soal atau 10% level kognitif HOTS. Pada kelas XI berjumlah satu soal atau 2% level konitif LOTS, empat puluh tujuh soal atau 94% level konitif MOTS, dan dua soal atau 4% level kognitif HOTS. Kesimpulan dari hasil pelitian menunjukkan bahwa guru lebih banyak memuat level kognitif rendah dan menengah serta belum memasukkan semua dimensi proses berpikir khususnya soal level kognitif kemampuan berpikir tingkat tinggi (HOTS). Guru harus lebih banyak memasukkan soal kemampuan berpikir tingkat tinggi (HOTS) pada soal yang diujikan.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Contributors:
ContributionNameNIP
Thesis advisorArif, Syamsul195911241986011002
Call Number: SK-2018 IND 139
Keywords: HOTS; LOTS; MOTS; Kognitif
Subjects: P Language and Literature > PL Languages and literatures of Eastern Asia, Africa, Oceania > PL5051 Malayan (Indonesia) languages
Divisions: Fakultas Bahasa dan Seni > Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Depositing User: astina hartono lubis
Date Deposited: 26 Oct 2018 10:35
URI: http://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/31171

Actions (login required)

View Item View Item