PENENTUAN MODEL EARNING MANAGEMENT (EM) PALING OPTIMAL SEBAGAI SALAH SATU INSTRUMEN PENGAMBILAN KEPUTUSAN INVESTASI

Situmeang, Chandra and Nugrahadi, Eko Wahyu and Hidayat, OK Sofyan (2016) PENENTUAN MODEL EARNING MANAGEMENT (EM) PALING OPTIMAL SEBAGAI SALAH SATU INSTRUMEN PENGAMBILAN KEPUTUSAN INVESTASI. Research Report. UNSPECIFIED, Medan.

[img]
Preview
Text
FULLTEXT.pdf - Published Version

Download (11MB) | Preview

Abstract

Semakin maju perekonomian suatu negara semakin banyak perusahaan di negara tersebut yang menjadi perusahaan publik. Halini didorong keinginan untuk memperoleh dana dengan biaya modal yang relatif kecil untuk mendanai ekspansi bisnis perusahaan tersebut Namun seiring keterbukaan tersebut, maka manajemen terdorong untuk melakukan tindakan-tindakan yang mengarahkan angka laba pada tingkat yang diinginkan, tindakan ini kemudian dikenal sebagai Earning Management. Manajemen berkeinginan untuk memperoleh keuntungan tertentu dari tindakan manajemen laba tersebut. Pada sisi lain, investor dipastikan akan melakukan deteksi atas praktek manajcmcn laba tersebut, sehingga kcmudian banyak dikcmbangkan model deteksi manajemen laba. Tcrdapat sepuluh model deteksi laba yang dikenal cukup luas. Semakin lan1a kekuatan prediksi dari masing-masing model tcrscbut mengalami pcnurunan karena praktek manajemen laba yang dilakukan manajemen semakin variatif. Jika tidak tersedia model yang dapat memprediksi praktek manajemen laba, maka investor akan dapat dirugikan karena membuat keputusan investasi yang salah. Tujuan dari penelitian ini adalah ingin mengembangkan suatu modifikasi model deteksi manajemen laba yang lebih sesuai dengan kondisi di pasar modal Indonesia saat ini. Model tersebut diharapkan dapat menjadi analisis yang jauh lebih sederhana dibandingkan harus membaca laporan keuangan secara keseluruhan. Pemanfaatan model ini akan dapat membantu stakeholder perusahaan terutama investor dan cal on investor dalam membual keputusan bisnis. Metode pendekatan yang dipakai dalam penelitian ini adalah menguji ulang kesepuluh model deteksi manajemen laba yang umum dikenal. Pengujian tersebut dengan menggunakan data laporan keuangan tahun 2008 sampai 2015 dari seluruh emiten yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEl). Hasil pengujian ini menunjukkan bahwa model Modified Jones adalah model yang paling kuat dalammendeteksi manajemen laba di Bursa Efek Indonesia. Pada tahun kedua, tim akan melanjutkan penelitian dengan melakukan uji faktor untuk mencari variabellain yang belum pemah dimasukkan ke dalam kesepuluh model yang telah diuji. Tim akan menguji semua variabel yang secara teoritis berperan dalam penentuan laba perusahaan dimana dalam proses perhitungan variabel tersebut terdapat faktor diskresi manajemen, artinya dalam manajemen memiliki kewenangan dalam menentukan mekanisme perhitungannya. Hasil uji faktor tersebut akan menentukan beberapa variabel yang kemungkinan diduga berperan dalam penentuan manajemen laba. Variabel tersebut akan diintegrasikan dengan model terbaik yang telah ditentukan pada tahun pertama. Hasil integrasi antara faktor terpilih dengan model paling optimal diharapkan dapat mengembangkan modiflkasi model yang dapat memprediksi praktek manajemen laba dengan lebih baik. Jika model yang telah dimodifikasi ini terbukti lebih akurat, maka akan memberikan manfaat finansial yang sangat besar bagi investor dan calon investor karena keputusan yang dibuat memiliki rasionaHsasi yang kuat.

Item Type: Monograph (Research Report)
Subjects: H Social Sciences > HG Finance > HG4001 Finance management. Business finance. Corporation finance
Divisions: Fakultas Ekonomi > Akuntansi
Depositing User: Mrs Gusti Lisa Utami
Date Deposited: 30 Jul 2018 07:25
URI: http://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/30779

Actions (login required)

View Item View Item