ANALISIS KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH DAN PENALARAN MATEMATIS DALAM PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH DITINJAU DARI GAYA BELAJAR SISWA DIKELAS VII SMP BRIGJEND KATAMSO MEDAN

Banjarnhor, Supriadi (2018) ANALISIS KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH DAN PENALARAN MATEMATIS DALAM PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH DITINJAU DARI GAYA BELAJAR SISWA DIKELAS VII SMP BRIGJEND KATAMSO MEDAN. Masters thesis, UNIMED.

[img]
Preview
Text
1. NIM. 8156172040 COVER.pdf - Published Version

Download (65kB) | Preview
[img]
Preview
Text
2. NIM.8156172040 APPROVAL SHEET.pdf - Published Version

Download (767kB) | Preview
[img]
Preview
Text
3. NIM. 8156172040 ABSTRACT.pdf - Published Version

Download (400kB) | Preview
[img]
Preview
Text
4. NIM. 8156172040 PREFACE.pdf - Published Version

Download (244kB) | Preview
[img]
Preview
Text
5. NIM. 8156172040 TABLE OF CONTENT.pdf - Published Version

Download (136kB) | Preview
[img]
Preview
Text
6. NIM. 8156172040 TABLES.pdf - Published Version

Download (490kB) | Preview
[img]
Preview
Text
7. NIM. 8156172040 ILLUSTRATION.pdf - Published Version

Download (346kB) | Preview
[img]
Preview
Text
8. NIM. 8156172040 CHAPTER I.pdf - Published Version

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
12. NIM. 8156172040 CHAPTER V.pdf - Published Version

Download (358kB) | Preview
[img]
Preview
Text
13. NIM. 8156172040 BIBLIOGRAPHY.pdf - Published Version

Download (518kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan: (1) Kualitas proses kemampuan pemecahan masalah dengan penerapan model pembelajaran berbasis masaalah ditinjau dari gaya belajar. (2) Kualitas proses kemampuan penalaran matematis dengan penerapan model pembelajaran berbasis masalah ditinjau dari gaya belajar. (3) tingkat pemecahan masalah dan penalaran matematis siswa ditinjau dari gaya belajar. (4) Kadar aktivitas aktif siswa terhadap pembelajaran dengan model pembelajaran berbasis masalah. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif.Subjek penelitian ini adalah SMP Brigjend Katamso Medan kelas VII-3 yang berjumlah 37 orang, kemudian diangkat untuk subjek wawancara berdasarkan gaya belajar Kolb yaitu Converger, Diverger, Accommodator dan Assimmilator ditinjau dari aspek indikator kemampuan dan aspek kesalahan. Adapun hasil penelitian sebagai berikut (1) Terdapat gaya belajar Converger sebanyak 6 siswa (16,21%), gaya belajar Diverger sebanyak 14 siswa (37,83%), gaya belajar Accommodator sebanyak 14 siswa (37,83%), gaya belajar Assimilator sebanyak 3 siswa (8,11%), (2) Tingkat kemampuan pemecahan masalah siswa dengan model pembelajaran berbasis masalah diperoleh siswa yang memperoleh interval 80  SK 100 atau kategori penilaian tinggi sebanyak 5 orang (13,51%), yang memperoleh interval 65  SK  80kategori penilaian sedang sebanyak 12 orang (32,43%) dan yang memperoleh interval nilai 0  SK  65 atau kategori penilaian rendah sebanyak 20 orang ( 54,06%), (3) Siswa dengan gaya belajar Converger dapat menyelesaikan masalah dengan langkah-langkah Polya juga mampu mengambil keputusan yang tepat dalam menyelesaikan masalah yang diberikan dan dapat menggunakan rumus yang tersirat dalam soal, (4) Siswa dengan gaya belajar Diverger dapat menyelesaikan masalah sesuai dengan langkahlangkah Polya Siswa karena siswa dengan gaya belajar Diverger mampu menghubungkan informasi yang ada dalam diri anak sehingga memudahkan dalam memeriksa kembali, Dalam memahami masalah siswa Accommodator menggunakan pengalaman yang sedang berlangsung dan berusaha melibatkan dirinya dalam mengambil keputusan. Hal ini diakibatkan karna siswa Accommodator kurang sabar dalam melakukan tindakan tanpa mempertimbangkan logika dalam pengambilan keputusan. Siswa Accommodator lebih cenderung bertindak berdasarkan intuisi/dorongan hati. Siswa dengan gaya belajar Assimmilator menyelesaikan masalah dengan cara mengolah informasi serta menempatkannya kedalam informasi yang pasti dan logis, dan dalam melaksanakan rencana siswa dengan gaya belajar Assimilatordengan cara memahami terlebih dahulu rencana yang telah disusun sebelum melaksankan tindakan lebih lanjut dan memikirkan berbagai hal yang ada dalam soal secara mandalam. Tingkat kemampuan penalaran matematis siswa dengan model pembelajaran berbasis masalah diperoleh bahwa, jumlah siswa yang memperoleh interval 80  SK 100 atau kategori penilaian tinggi sebanyak 6 orang (16,2%), yang memperoleh interval 65  SK  80kategori penilaian sedang sebanyak 12 orang (32,43%) dan yang memperoleh interval nilai 0  SK  65 atau kategori penilaian rendah sebanyak 19 orang (51,35%), Siswa dengan gaya belajar Converger tidak memeriksa kebenaran suatu argument yang didapatkan karena sudah yakin jawabannya benar karena siswa Converger telah mempertimbangkan jawabnya dengan tepat dan tidak dapat menarik kesimpulan karena pada pemahaman masalah masih kurang mengerti dan ii tidak memeriksa kembali jawaban yang didapatkan, siswa gaya belajar Diverger melakukan manipulasi matematika dengan cara memahami masalah dan dapat menjelasakan masalah dengan bahasa sendiri, dapat menentukan konsep yang digunakan dalam menyelesaikan masalah dan dapat memberikan alasan terhadap solusi yang didapatkan karena didukung oleh pengalaman nyata siswa, gaya belajar Accommodator melakukan manipulasi matematika dengan cara menuliskan diketahui dan ditanya serta dapat menjelaskan masalah yang diberikan dengan kalimat sendiri. Hal ini didapatkan dengan bantuan orang lain dan tidak percaya pada kemampuan sendiri, gaya belajar Assimmilator melakukan manipulasi matematika dengan cara menuliskan diketahui dan ditanya serta dapat menjelaskan masalah dengan bahasa sendiri dengan benar dan tepat karena siswa dengan gaya Assimmilator dapat mengolah informasi serta menempatkan kedalam bentuk yang pasti dan logis dan lebih menyukai ide dan konsep yang abstrak sehingga memudahkan dalam menyelesaikan masalah dan selalu memahami masalah terlebih dahulu sebelum menyelesaikannya.

Item Type: Thesis (Masters)
Contributors:
ContributionNameNIP
Thesis advisorSinaga, Bornok196509101991021001
Thesis advisorNapitupulu, E.Elvis196312251988031004
Call Number: 510.071 2 Ban p
Keywords: Pemecahan masalah, Penalaran Matematis, Model Pembelajaran Berbasis Masalah, Gaya belajar Kolb’
Subjects: L Education > LB Theory and practice of education
L Education > LB Theory and practice of education > LB1025 Teaching (Principles and Practice)
L Education > LB Theory and practice of education > LB1603 Secondary Education. High schools
Q Science > QA Mathematics
Divisions: Program Pasca Sarjana > Pendidikan Matematika
Depositing User: Mr Maknun
Date Deposited: 03 Apr 2018 09:10
URI: http://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/29561

Actions (login required)

View Item View Item