KELOMPOK ETNIK BOANG DI SUBULUSSALAM PROVINSI NANGGROE ACEH DARUSSALAM

Sahmudin, (2010) KELOMPOK ETNIK BOANG DI SUBULUSSALAM PROVINSI NANGGROE ACEH DARUSSALAM. Masters thesis, UNIMED.

[img]
Preview
Text
072188530015 kata pengantar.pdf - Published Version

Download (542kB) | Preview
[img]
Preview
Text
072188530015 abstrak.pdf - Published Version

Download (280kB) | Preview
[img] Text
072188530015 bab I.pdf - Published Version

Download (1MB)
[img]
Preview
Text
072188530015 bab VI.pdf - Published Version

Download (387kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini mengungkapkan secara etnografis bagaimana identitas etnik Boang dipertahankan melalui sifat-sifat budaya yang diekspresikan baik melalui adat istiadat maupun melalui upacara-upacara yang dijalankan.Untuk mengungkapkan data tersebut, maka dalam penelitian ini penulis menggunakan metode deskriptif. Data di lapangan diperoleh melalui teknik observasi partisipasi, wawancara, dan studi dokumen.Tujuan penelitian ini ingin menguraikan adat istiadat dan kepercayaan kelompok etnik Boang, serta mengungkapkan identitas dan batas-batas etnik Boang melalui upacara-upacara yang dijalankan.Dari penelitian ini, diperoleh hasil bahwa kelompok etnik Boang secara adat istiadat, dan tradisi yang dijalankan melalui upacara-upacara berbeda dengan kelompok Pakpak yang berada di Boang. Dalam penelitian ini kelompok ini mengklaim dirinya sebagai Pakpak Boang. Kelompok etnik Boang dapat dibedakan berdasarkan wilayah pemukiman atau teritorial. Komunitas etnik Boang mendiami Kecamatan Rundeng, Kecamatan Lomhkip dan Kecamatan Sultan Daulat. Sedangkan Pakpak Boang mendiami kecamatan Penanggalan dan Kecamatan Simpang Kiri dan Kecamtan Sultan Daulat. Berdasarkan mitologi yang berkembang, terdapat perbedaan antara kelompok etnik Boang dan Pakpak Boang. Meskipun secara kekerabatan kelompok etnik Boang menganut sistem patrilineal, tetapi peran puhun/paman yaitu kakak laki-laki dari Ibu mempunyai peran yang sangat istimewa dalam setiap prosesi adat. Dalam tradisi perkawinan kelompok etnik Boang sebelum sampai tahap perkawinan, dilakukan beberapa tahap mulai dari merisik, sumpit laca-laca, sumpit mbelen, dan Nurung Mbelo (pertunangan).Identitas kelompok etnik Boang dan batas-batas etnik pada kelompok ini dapat ditemukan pada adat istiadat, tradisi yang dijalankan, mulai dan mitologi, bahasa, sistem kekerabatan, upacara perkawinan. Kesemua tradisi yang dilaksanakan tersebut merupakan wujud dan pengakuan tentang identitas etnik yang terus menerus. Tradisi dan adat istiadat yang dijalankan memiliki makna yang menjadi acuan bagi kelompok etnik Boang dalam menjalankan kehidupannya. Identitas bagi setiap kelompok etnik, tidak terkecuali etnik Boang merupakan corak kebudayaan yang khas.

Item Type: Thesis (Masters)
Contributors:
ContributionNameNIP
Thesis advisorAzhari, IchwanUNSPECIFIED
Thesis advisorZuska, FikarwinUNSPECIFIED
Call Number: 305.809 598 1 Sah k
Keywords: Kelompok Etnik Boang; Subulussalam
Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > GN Anthropology > GN537 Ethnic groups and races
Divisions: Program Pasca Sarjana > Antropologi Sosial
Depositing User: Mrs Yuni Chairani
Date Deposited: 09 Apr 2016 08:13
URI: http://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/2889

Actions (login required)

View Item View Item