BENTUK SEL EPIDERMIS STOMATA PADA TANAMAN KEDELAI (Glycine soja) PADA TINGKAT NAUNGAN YANG BERBEDA

Sugianti, Eka and Siregar, Hafidatul Husna and Harahap, Fauziyah (2017) BENTUK SEL EPIDERMIS STOMATA PADA TANAMAN KEDELAI (Glycine soja) PADA TINGKAT NAUNGAN YANG BERBEDA. In: Prosiding Seminar Nasional III Biologi dan Pembelajarannya, 8 September 2017, Universitas Negeri Medan.

[img]
Preview
Text
Cover dan Daftar Isi.pdf - Published Version

Download (6MB) | Preview
[img]
Preview
Text
E Sugianti, HH Siregar, F Harahap.pdf - Published Version

Download (496kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk sel epidermis pada kacang kedelai (Glycine soja) dan juga mengetahui tipe sel epidermis pada kacang kedelai pada tingkat naungan yang berbeda. Sel yang mengelilingi stomata dapat berbentuk sama atau berbeda dengan sel epidermis lainnya, sel yang berbeda bentuk itu dinamakan sel tetangga. Sel tetangga berperan dalam perubahan osmotik yang menyebabkan gerakan sel penutup yang mengatur lebar celah. Stomata terdapat pada semua bagian tumbuahan diatas tanah, paling banyak ditemukan pada daun. Pada daun, stomata ditemukan dikedua permukaan daun atau pada satu muka saja, biasanya pada permukaan bawah. Sel penutup biasanya mengadakan kloroplas sehingga bisa berlangsung fotosintesis. Penelitian ini dilaksanakan di rumah kaca Kampus Universitas Negeri Medan Jl. Willem Iskandar Psr.V - Kotak Pos No.1589 - Medan 20221.Waktu penelitian dilakukan di mulai pada tangga tanggal 30 September – 21 oktober 2016 .Pada naungan di gunakan paranet yang terbuat dari bahan plastik untuk naungan 25% di gunakan paranet satu lapisan,sedang untuk yang 50% digunakan paranet dengan dua lapisan,dan untuk naungan dengan cahaya 75% digunakan paranet dengan tiga lapis. Tanaman kedelai yang di amati berusia 14 hari dan di tanam pada polybeg dengan nutrisi hanya menggunakan pupuk urea per polybeg 3 gr. Naungan tidak mengubah bentuk sel epidermis dan tipe stomata pada kedelai, tetapi naungan berperan dalam menentukan indeks stomata. Naungan tidak mengubah bentuk sel epidermis dan tipe stomata kedelai Lokon. Sel epidermis memiliki bentuk lonjong dengan dinding yang berlekuk. Jumlah lekukan dinding sel epidermis pada naungan 0%-75% berjumlah 3-6 lekukan. Tipe stoma berdasarkan jumlah dan letak sel tetangga disebut parasitik. Selain itu, juga ditemukan tipe stoma anomositik pada naungan 75%. Letak stoma satu dengan stoma lain yang berada di naungan 0%-75% tidak dibatasi atau dibatasi oleh 1 sampai 3 sel epidermis. Naungan 25%-50% menyebabkan ukuran sel epidermis dan sel tetangga stoma lebih besar.

Item Type: Conference or Workshop Item (Paper)
Keywords: Stomata; Paranet; Perbedaan bentuk epidermis
Subjects: Q Science > QK Botany > QK640 Plant anatomy
S Agriculture > SB Plant culture > SB599 Pests and diseases > SB950 Pest control and treatment of diseases. Plant protection > SB974 Organic plant protection. Biological control
Divisions: Program Pasca Sarjana > Pendidikan Biologi
Depositing User: Mrs Gusti Lisa Utami
Date Deposited: 24 Jan 2018 04:51
URI: http://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/28385

Actions (login required)

View Item View Item