ANALISIS STRUKTUR PAJAK DAERAH SABAGAI SUMBER POTENSIAL PAD SUMATERA UTARA

Aguslan, Henri (2010) ANALISIS STRUKTUR PAJAK DAERAH SABAGAI SUMBER POTENSIAL PAD SUMATERA UTARA. Masters thesis, UNIMED.

[img]
Preview
Text
072188630007 Kata Pengantar.pdf - Published Version

Download (503kB) | Preview
[img]
Preview
Text
072188630007 Abstrak.pdf - Published Version

Download (322kB) | Preview
[img]
Preview
Text
072188630007 Daftar Isi.pdf - Published Version

Download (495kB) | Preview
[img]
Preview
Text
072188630007 Bab I.pdf - Published Version

Download (798kB) | Preview
[img]
Preview
Text
072188630007 Bab V.pdf - Published Version

Download (252kB) | Preview
[img]
Preview
Text
072188630007 Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (344kB) | Preview

Abstract

Pendapatan Asli Daerah merupakan sumber pendanaan daerah. Namun pertumbuhannya selalu berfluktuasi. Tujuan penelitian ini, untuk meningkatkan sumber Pendapatan Asli Daerah yaitu pajak daerah yang meliputi :Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), Pajak Kendaraan diatas Air (PKA), Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB), Bea Balik Nama Kendaraan diatas Air (BBNKA), Pajak Bahan Bakar (PBB) dan Pajak Air Permukaan (APU).Dalam rangka peningkatan pajak daerah, maka perlu diteliti faktor-faktor yang mempengaruhinya. Pada penelitian ini, penulis memilih yaitu Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), Inflasi (INF), Jumlah Penduduk (JP) dan Jumlah Kendaraan Bermotor (JKB), Jumlah Kendaraan Air (JKA), Jtunlah Bahan Bakar (JBB) dan Jumlah Pengguna Air (JPA). Data diperoleh dari Badan Pusat Statistik Sumatera Utara dan sumber lainnya dengan menggunakan alat olandata eviews 41.Hasil penelitian menunjukkan bahwa PDRBN, INF, JP dan JKB, JKA, JBB JPA mempunyai pengaruh terhadap masing-masing pajak daerah. Variabel bebas PDRB, INF, JP,JKB berpengaruh terhadap PKB dengan nilai F=68.625446, sedangkan pengaruh terhadap BBNKB dengan nilai F=8.909578, selanjunya pengaruh terhadap BBNKA nilai F=45.79633. Untuk pengaru variabel bebas terhadap PBB dengan nilai F=52,67597 dan pengaruh terhadap APU debgab nilai F=4,582759 sedangkan pada PKA tidak nilai F tidak signifikan. Strulctur pajak sesuai dengan elastisitas pajak maka struktur pajak yaitu : PBB, PKB, APU, BBNKB, PKA, dan BBNKA. Pajak daerah yang elastis yaitu PBB sedangkan PKB, APU, BBNKB, PKA, dan BBNKA adalah inelastis.Pemerintah daerah harus meningkatkan pendapatan dari pajak daerah. Pajak daerah merupakan sumber potensial PAD. Untuk meningkatkan pajak daerah maka pemerintah daerah harus memperhatikan faktor yang mempengaruhinya untuk mengambil kebijakan.Kata kunci : Pajak Daerah, Pajak Kendaraan Bermotor, Pajak Kendaraan di atas Air, Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor,Bea Balik Nama Kendaraan di atas Air, PajakBahan Bakar, dan Air Permukaan Umum, Produk Domestik Regional Bruto, Inflasi, Jumlah Penduduk, Jumlah Kendaraan Bermotor, Jumlah Kendaraan di atas Air, Jumlah Bahan Bakar, dan Jumlah Pengguna Air,

Item Type: Thesis (Masters)
Contributors:
ContributionNameNIP
Thesis advisorArwansyah, UNSPECIFIED
Thesis advisorManurung, JoniUNSPECIFIED
Call Number: 336. 201 31 Agu a
Keywords: Ekonomi; Pajak ; Perekonomian; Pendapatan
Subjects: H Social Sciences > HJ Public Finance > HJ2240 Revenue. Taxation. Internal revenue
Divisions: Program Pasca Sarjana > Ilmu Ekonomi
Depositing User: Mrs Yuni Chairani
Date Deposited: 09 Apr 2016 08:13
URI: http://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/2806

Actions (login required)

View Item View Item