BENTUK PENYAJIAN ANSAMBEL THI KONG DALAM UPACARA KEMATIAN SUKU THIONGHOA DI KOTA BINJAI

Gustian, Ilham (2017) BENTUK PENYAJIAN ANSAMBEL THI KONG DALAM UPACARA KEMATIAN SUKU THIONGHOA DI KOTA BINJAI. Undergraduate thesis, UNIMED.

[img]
Preview
Text
1. NIM. 2113142028 COVER.pdf - Published Version

Download (15kB) | Preview
[img]
Preview
Text
2. NIM. 2113142028 APPROVAL SHEET.pdf - Published Version

Download (398kB) | Preview
[img]
Preview
Text
3. NIM. 2113142028 ABSTRACT .pdf - Published Version

Download (85kB) | Preview
[img]
Preview
Text
4. NIM. 2113142028 PREFACE.pdf - Published Version

Download (159kB) | Preview
[img]
Preview
Text
5. NIM. 2113142028 TABLE OF CONTENT.pdf - Published Version

Download (144kB) | Preview
[img]
Preview
Text
6. NIM. 2113142028 CHAPTER I.pdf - Published Version

Download (173kB) | Preview
[img]
Preview
Text
10. NIM. 2113142028 CHAPER V.pdf - Published Version

Download (87kB) | Preview
[img]
Preview
Text
11. NIM. 2113142028 BIBLIOGRAHY.pdf - Published Version

Download (90kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang bentuk penyajian musik ansambel dalam upacara kematian suku Tionghoa serta mengetahui makna upacara kematian pada masyarakat suku Tionghoa di Kota Binjai . Teori yang di gunakan dalam penelitian ini mengcakup pengertian dari musik, bentuk penyajian dan bentuk musik. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang di gunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi yang dilakukan langsung kepada grup ansambel musik yang menjadi pengiring pada saat upacara kematian suku Tionghoa di Kota Binjai. Objek dan subjek dalam penelitian ini adalah grup ansambel musik yang mengiringi upacara kematian suku tionghoa di Kota Binjai yang terdiri atas 3 orang pemain Trompet, 1 orang pemain Saxshopone Alto, 1 orang pemain Saxshopone Tenor, 1 orang pemain Snar Drum, 1 orang pemain Bass Drum dan seluruh keluarga yang melaksanakan upacara. Hasil dari penelitian dan wawancara menunjukkan bahwa Bentuk prnyajian pada upacara kematian suku Tionghoa di Kota Binjai memiliki 4 proses yaitu proses belum masuk peti, proses masuk peti dan penutupan peti, proses pemakaman, dan proses sesudah pemakaman. Fungsi music dalam upacara kematian ini adalah sebagai pengiring upacara yang berdampak positif dapat menyadarkan diri bahwa semua yang hidup dinunia ini pasti akan mati, meningkatkan tali persatuan antar keluarga dan masyarakat, membantu meningkatkan pengembangan kebudayaan, tertanamnya sikap untuk saling menghormatin dan menghargain suku yang berbeda. Makna yang terkandung dalam upacara kematian suku Tionghoa adalah makna nada, makna perasaan, makna prasaan, dan makna integrasi antara makhluk Tuhan.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Contributors:
ContributionNameNIP
Thesis advisorSilitonga, Pita H.D19570114 198203 2 002
Thesis advisorGinting, Pulumun P19710511 200312 1 002
Call Number: SK-2017 MSK 033
Keywords: Bentuk Penyajian, Ansambel Thi Kong, Upacara Kematian Suku Thionghoa
Subjects: H Social Sciences > HM Sociology > HM621 Culture
M Music and Books on Music > MT Instruction and study > MT68 Improvisation. Accompaniment. Transposition
Divisions: Fakultas Bahasa dan Seni > Pendidikan Seni Musik
Depositing User: Mr Maknun
Date Deposited: 13 Dec 2017 16:01
URI: http://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/27794

Actions (login required)

View Item View Item