TINJAUAN ANTROPOLOGIS TERHADAP PERUBAHAN PELAKSANAAN MEHAT PADA ETNIK ANGKOLA DI KELURAHAN HARJOSARI I KEC. MEDAN AMPLAS KOTA MEDAN

Pane, Harneny (2007) TINJAUAN ANTROPOLOGIS TERHADAP PERUBAHAN PELAKSANAAN MEHAT PADA ETNIK ANGKOLA DI KELURAHAN HARJOSARI I KEC. MEDAN AMPLAS KOTA MEDAN. Masters thesis, UNIMED.

[img]
Preview
Text
025050100 Kata Pengantar.pdf - Published Version

Download (72kB) | Preview
[img]
Preview
Text
025050100 Abstrak.pdf - Published Version

Download (55kB) | Preview
[img]
Preview
Text
025050100 Daftar Isi.pdf - Published Version

Download (32kB) | Preview
[img]
Preview
Text
025050100 Bab I.pdf - Published Version

Download (354kB) | Preview
[img]
Preview
Text
025050100 Bab V.pdf - Published Version

Download (64kB) | Preview
[img]
Preview
Text
025050100 Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (39kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk : 1. Mendeskripsikan pelaksanaan Mebat di daerah Harjosari I Kecamatan Medan Amplas, 2. Mengungkapkan sebab- sebab terjadinya perubahan pelaksanaan Mebat di Kelurahan Harjosari I Kecamatan Medan Ampalas, 3. Menguraikan bagaimana tanggapan etnik Angkola terhadap perubahan yang terjadi pada pelaksanaan upacara Mebat, 4. Menjelaskan bagaimana hubungan sosial etnik Angkola setelah terjadinya perubahan upacara Mebat di Kelurahan Harjosari I Kecamatan Medan Amplas.Penelitian ini dilakukan dengan rnetode kualitatif dan menggunakan teknik analisa deskriptif, sedangkan pengumpulan data dilakukan dengan metode wawancara, observasi dan observasi partisipan serta studi dokumen, sehingga permasalahan dalam penelitian ini dapat terjawab.Adapun masalah penelitian ini adalali : 1. Bagaimana pelaksanaan upacara Mebat di Kelurahan Harjosari I Kecamatan Medan Amplas, 2. Apakah yang menyebabkan terjadinya perubahan pada pelaksanaan Mebat di Kelurahan Harjosari I Kecamatan Medan Amplas, 3. Bagaimana tanggapan etnik angkola terhadap perubahan pelaksanaan upacara Mebal, 4. Bagaimana hubungan masyarakat etnik Angkola di Kelurahan Harjosari I setelah terjadinya perubahan pelaksanaan MebatDari basil penelitian di lapangan diperoleh suatu kesimpulan bahwa Mebat dilakukan bagi pasangan yang sudah menikah sebanyak 2 kali, yaitu : Mebat pertama dilaksanakan untuk menjemput pengantin perempuan dan Mebal kedua dilaksanakan untuk mengunjungi keluarga pengantin perempuan. Kunjungan ini dilakukan oleh orang tua pengantin laki—laki beserta pasangan pengantin kerumah orang tua pengantin perempuan

Item Type: Thesis (Masters)
Contributors:
ContributionNameNIP
Thesis advisorLubis, Nur A. FadhilUNSPECIFIED
Thesis advisorAndayani, TrisniUNSPECIFIED
Call Number: 306.8 Pan t
Keywords: Etnik Angkola; Kekerabatan; Uparaca Mebat
Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > GN Anthropology > GN301 Ethnology. Social and cultural anthropology
G Geography. Anthropology. Recreation > GN Anthropology > GN357 Culture and cultural processes
Divisions: Program Pasca Sarjana > Antropologi Sosial
Depositing User: Mrs Yuni Chairani
Date Deposited: 09 Apr 2016 08:13
URI: http://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/2757

Actions (login required)

View Item View Item