EKSISTENSI PENGUSAHA BATU BATA DI DESA KEPALA SUNGAI KECAMATAN SECANGGANG KABUPATEN LANGKAAT

Sugianto, (2017) EKSISTENSI PENGUSAHA BATU BATA DI DESA KEPALA SUNGAI KECAMATAN SECANGGANG KABUPATEN LANGKAAT. Undergraduate thesis, UNIMED.

[img]
Preview
Text
1. NIM. 3103121081 COVER.pdf - Published Version

Download (136kB) | Preview
[img]
Preview
Text
2. NIM. 3103121081 APPROVAL SHEET.pdf - Published Version

Download (406kB) | Preview
[img]
Preview
Text
3. NIM. 3103121081 ABSTRACT.pdf - Published Version

Download (116kB) | Preview
[img]
Preview
Text
4. NIM. 3103121081 TABLE OF CONTENT.pdf - Published Version

Download (203kB) | Preview
[img]
Preview
Text
5. NIM. 3103121081 PREFACE.pdf - Published Version

Download (239kB) | Preview
[img]
Preview
Text
6. NIM. 3103121081 CHAPTER I.pdf - Published Version

Download (406kB) | Preview
[img]
Preview
Text
10. NIM. 3103121081 CHAPTER V.pdf - Published Version

Download (141kB) | Preview
[img]
Preview
Text
11. NIM. 3103121081 BIBLIOGRAPHY.pdf - Published Version

Download (113kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejarah usaha batu bata, hambatan dan dukungan, dan perekonomian pekerja dan pengusaha batu batak di Desa Kepala Sungai. Kecamatan Secanggang merupakan salah satu Kecamatan dari Kabupaten Langkat. Kecamatan Secanggang terdapat usaha batu bata yang tersebar di Desa Kepala Sungai, Desa Teluk, Desa Telaga Jernih, Desa Secanggang, Desa Tanjung Ibus dan Desa Karang Anyar. Salah satu desa yang paling banyak memproduksi batu bata di Kecamatan Secanggang yaitu Desa Kepala Sungai. Jumlah usaha batu bata di desa ini bejumlah 221 dengan tenaga kerjanya terdiri dari 1-9 orang bahkan lebih. Sebagian besar penduduk Desa Kepala Sungai menjadikan usaha batu bata ini sebagai mata pencaharian pokok dan selebihnya hanya sebagai mata pencaharian tambahan. Untuk mendukung penelitian ini dan disesuaikan dengan metode yang digunakan dalam penelitian yaitu Penelitian lapangan (field research) yakni dengan menggunakan metode penelitian sejarah, dengan mengumpulkan data yang pernah ada secara keseluruhan dengan cara langsung dari lapangan, khususnya mendata daerah-daerah pengusaha batu bata yang masih bertahan sampai saat ini. Studi pustaka (library research) yakni dengan mengumpulkan sumber-sumber tertulis yaitu berupa buku, majalah, Surat Kabar, artikel, maupun literature lainnya yang relevan dengan topic penelitian ini. Studi pustaka menjadi metode sekunder dalam penelitian ini. Perkembangan industri pembuatan batu bata di desa Kepala Sungai telah memberikan pengaruh yang besar dalam bidang ekonomi masyarakatnya. Selain telah memanfaatkan potensi alamnya, perkembangan industri ini telah menambah mata pencaharian utama penduduk. Seperti diketahui mata pencaharian utama masyarakat desa Kepala Sungai sebelum munculnya industri batu bata adalah bertani. warga masyarakat desa Kepala Sungai yang kemudian membeli kendaraan bermotor, truk, dan minibus/ bus yang bisa memulai mereka kemudian untuk beralih usaha di bidang jasa transportasi dan pengangkutan. Seperti yang telah dijelaskan di atas bahwa perkembangan industri pembuatan batu bata di desa Kepala Sungai telah meningkatkan pendapatan yang cukup baik dalam memenuhi kebutuhan ekonomi masyarakatnya. Dalam pemenuhan hidup yang bersifat primer atau pokok seperti pangan, sandang dan perumahan sudah mengalami peningkatan yang lebih baik.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Contributors:
ContributionNameNIP
Thesis advisorRambe, Tappil197812082006041002
Thesis advisorPonirin, 195809211986011003
Call Number: SK-2017 SJRH 064
Keywords: Pengusaha; batubata
Subjects: D History General and Old World > D History (General)
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial > Pendidikan Sejarah
Depositing User: Mrs Siti Nurbaidah
Date Deposited: 15 Sep 2017 15:28
URI: http://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/26463

Actions (login required)

View Item View Item