PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN DAN PENALARAN FORMAL TERHADAP KOMPETENSI DAYA CIPTA PRODUK ELEKTRONIKA

Lumban Gaol, Maju (2007) PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN DAN PENALARAN FORMAL TERHADAP KOMPETENSI DAYA CIPTA PRODUK ELEKTRONIKA. Masters thesis, UNIMED.

[img] Text
045020249 kata pengantar.pdf - Published Version

Download (0B)
[img]
Preview
Text
045020249 abstrak.pdf - Published Version

Download (853kB) | Preview
[img] Text
045020249 daftar isi.pdf - Published Version

Download (1MB)
[img] Text
045020249 bab I.pdf - Published Version

Download (1MB)
[img] Text
045020249 bab V.pdf - Published Version

Download (1MB)
[img]
Preview
Text
045020249 daftar pustaka.pdf - Published Version

Download (991kB) | Preview

Abstract

Penalaran ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kompetensi daya cipta produk elektronika antara model pembelajaran berbasis simulasi komputer dibandingkan dengan model pembelajaran eksperimen laboratorium dan mengetahui perbedaan kompetensi daya cipta produk elektronika antara mahasiswa yang memiliki tingkat penalaran formal tinggi dan rendah, serta mengetahui interaksi antara model pembelajaran dengan penalaran formal terhadap kompetensi daya cipta produk elektronika dari mahasiswa pada mahasiswa pendidikan teknik elektro Universitas Negeri Medan. Penelitian ini dilakukan pada mahasiswa jurusan teknik elektro Fakultas teknik Universitas Negeri Medan tahun ajaran 2005/2006 terhadap kompetensi daya cipta produk elektronika, populasi penelitian adalah seluruh mahasiswa pendidikan teknik elektro angkatan tahun 2005 yang berjumlah 63 orang. Teknik pengambilan sampel digunakan dengan Cluster Random Sampling berdasarkan penalaran formal mahasiswa, sehingga sampel penelitian ini pada kelompok pembelajaran masing-masing terdiri dari 20 orang. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimen, dengan desain factorial 2 x 2. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis varian dua jalur (Two Way Anava 2 x 2) dengan taraf signifikansi α = 0,05 dengan menggunakan Uji-F, pengujian uji lanjut menggunakan uji Tuckey. Temuan penelitian menunjukkan (1) Terdapat perbedaan kompetensi daya cipta produk elektronika yang signifikan antara model pembelajaran berbasis simulasi computer dengan model pembelajaran laboratorium pada taraf kepercayaan α = 0,05 dengan Fh sebesar 20,23 dan harga Tabel Ft untuk taraf signifikansi α sebesar 0,05 adalah 3,94 dengan derajat kebebasan dk(1:19) didapat Fh(20,33) > Ft(3,94). Dengan menggunakan Uji Tuckey diperoleh Qtabel = 3,96 untuk taraf signifikansi α(0,05), sedangkan hasil perhitungan Qh = 6,50. Maka didapat Qhitung (6,50) > Qtabel (3,96), maka secara keseluruhan mahasiswa pendidikan teknik elektro Universitas Negeri Medan yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran berbasis simulasi computer (Psim) memperoleh kompetensi daya cipta produk elektronika yang lebih baik dibandingkan dengan mahasiswa yang diajar dengan menggunakan model pembelajaran laboratorium (Plab). (2) Terdapat perbedaan Kompetensi Daya Cipta Produk Elektronika antara mahasiswa dengan Penalaran Formal tinggi dan Penalaran Formal rendah, pada taraf kepercayaan α = 0,05 dengan harga hitung Fh = 12,15 dan harga table Ft untuk α = 0,05 dengan dk = (1:19) diperoleh F0,05(1,19) = 3,94 sehingga dapat dinyatakan bahwa Fh (12,15) > Ft (3,94) dengan menggunakan Uji Tuckey dapat diperoleh Qtabel = 3,94 untuk taraf signifikansi α(0,05), hasil perhitungan Qh = 5,43. Maka didapat Qhitung (5,43) > Qtabel (3,96) sehingga disimpulkan bahwa mahasiswa pendidikan teknik elektro Universitas Negeri Medan yang memiliki penalaran formal tinggi akan lebih baik kompetensi daya cipta produk elektronika dibandingkan dengan kompetensi daya cipta produk elektronika mahasiswa yang mempunyai penalaran formal rendah. (3) Terdapat interaksi antara model pembelajaran dan penalaran formal mahasiswa terhadap kompetensi daya cipta produk elektronika mahasiswa di jurusan pendidikan teknik elektro Universitas Negeri Medan, diperoleh Fh = 42,96 dan harga table Ft untuk taraf kepercayaan (α) sebesar 0,05 dengan dk (1:16) adalah Ft(0,03)(1,16) = 3,94 sehingga dapat dinyatakan Fh (42,96) > Ft (3,94). Dengan kata lain, semakin baik suatu model pembelajaran yang digunakan dalam menyampaikan materi ajar elektronika, maka semakin tinggi kompetensi daya cipta produk elektronika dari mahasiswa, atau semakin tinggi panalaran formal mahasiswa dengan model pembelajaran yang sesuai dengan pengembangan kompetensi, maka semakin tinggi pencapaian kompetensi yang diperoleh mahasiswa. Interaksi antara model pembelajaran dan penalaran formal akan memberikan efek yang tinggi dalam penguasaan kompetensi daya cipta produk elektronika semakin tinggi. Akan tetapi pengaruh model pembelajaran lebih banyak memberikan pengaruh terhadap peningkatan kompetensi mahasiswa dibandingkan dengan penalaran formal.

Item Type: Thesis (Masters)
Contributors:
ContributionNameNIP
Thesis advisorSibuea, Abdul Muin130935473
Thesis advisorPanjaitan, Binsar130686932
Call Number: 378.17 Lum p
Keywords: Daya cipta produk; Kompetensi; Elektronika; Penalaran formal; Model pembelajaran
Subjects: L Education > LB Theory and practice of education
T Technology > T Technology (General)
Divisions: Program Pasca Sarjana > Teknologi Pendidikan
Depositing User: Mrs Yuni Chairani
Date Deposited: 09 Apr 2016 08:13
URI: http://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/2633

Actions (login required)

View Item View Item