SINTESIS DAN KARAKTERISASI SUPERKONDUKTOR BPSCCO-2223 DENGAN PENAMBAHAN CARBON NANOTUBE MENGGUNAKAN METODE PADATAN DAN PROSES SINTERING BERULANG

Syahfina B, Rizki (2017) SINTESIS DAN KARAKTERISASI SUPERKONDUKTOR BPSCCO-2223 DENGAN PENAMBAHAN CARBON NANOTUBE MENGGUNAKAN METODE PADATAN DAN PROSES SINTERING BERULANG. Undergraduate thesis, UNIMED.

[img]
Preview
Text
1. COVER SKRIPSI.pdf - Published Version

Download (58kB) | Preview
[img]
Preview
Text
2. LEMBAR PENGESAHAN.pdf - Published Version

Download (224kB) | Preview
[img]
Preview
Text
3. RIWAYAT HIDUP.pdf - Published Version

Download (111kB) | Preview
[img]
Preview
Text
4. ABSTRAK.pdf - Published Version

Download (373kB) | Preview
[img]
Preview
Text
5. KATA PENGANTAR.pdf - Published Version

Download (230kB) | Preview
[img]
Preview
Text
6. DAFTAR ISI.pdf - Published Version

Download (426kB) | Preview
[img]
Preview
Text
7. DAFTAR GAMBAR.pdf - Published Version

Download (187kB) | Preview
[img]
Preview
Text
8. DAFTAR TABEL.pdf - Published Version

Download (112kB) | Preview
[img]
Preview
Text
9. DAFTAR LAMPIRAN.pdf - Published Version

Download (111kB) | Preview
[img]
Preview
Text
10. BAB I.pdf - Published Version

Download (454kB) | Preview
[img]
Preview
Text
14. BAB V.pdf - Published Version

Download (60kB) | Preview
[img]
Preview
Text
15. DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (568kB) | Preview

Abstract

Penelitian sintesis pelet superkonduktor Bi1.6Pb0.4Sr2Ca2Cu3O10+δ dengan penambahan carbon nanotube (CNT) menggunakan metode reaksi padatan dan proses sintering berulang 3 kali bertujuan untuk menganalisis pengaruh sintering berulang pada sampel BPSCCO dan BPSCCO+CNT serta menganalisis pengaruh penambahan CNT terhadap karakteristik sampel Bi1.6Pb0.4Sr2Ca2Cu3O10+δ. Bahan dasar berupa serbuk Bismuth (III) Oksida (Bi2O3), Strontium Carbonat (SrCO3), Calsium Carbonat (CaCO3), Copper (II) Oksida (CuO), Timbal (IV) oksida (PbO2) ditimbang sesuai perbandingan molar Bi:Pb:Sr:Ca:Cu= 1,6:0,4:2,0:2,0:3,0. Bahan-bahan digerus selama 3 jam menggunakan mortar agate selanjutnya dihidrolisis pada suhu 300°C selama 8 jam. Kemudian digerus kembali selama 6 jam lalu dikalsinasi pada suhu 820°C selama 20 jam.Setelah itu sampel ditambahkan 0 wt% dan 0,1 wt% serbuk Carbon Nanotube (CNT) dengan penggerusan selama 20 menit dan dicetak dengan diameter 12 mm dan ketebalan 3 mm dibawah tekanan ≈ 379 Mpa. Kemudian pelet superkonduktor disintering pada suhu 850°C selama 30 jam dengan kenaikan suhu 5℃/menit dan dilakukan pengujian efek Meissner untuk melihat superkonduktivitas sampel. Selanjutnya pelet digerus ulang lalu dicetak dan disintering kembali sebanyak 2 kali. Sampel yang dibuat kemudian dianalisis menggunakan XRD (X-ray diffratometer), SEM/EDS (scanning electron microscopy-energy dispersive spectroscopy) dan cryogenic magnet. Hasil pengujian XRD dan SEM menunjukkan efek sintering berulang membentuk fasa 2223 dominan pada sampel, morfologi semakin rapat dan porositas menurun. Dari hasil pengujian resistivitas, diperoleh efek sintering berulang tidak signifikan terhadap perubahan Suhu kritis (Tc) pada sampel, Tc optimum diperoleh setelah proses sintering 2 kali pada sampel BPSCCO dengan penambahan 0wt%CNT dan 0,1wt%CNT, masing-masing sebesar 112,6 K dan 108,5 K. Penambahan 0,1wt%CNT diketahui menurunkan intensitas fasa 2223 dan menurunkan Tcoffset pada sampel Bi1.6Pb0.4Sr2Ca2Cu3O10+δ, namun tidak berpengaruh pada struktur morfologi. Efek levitasi pada sampel BPSCCO dengan penambahan 0wt%CNT lebih stabil dibandingkan dengan penambahan 0,1wt%CNT

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Contributors:
ContributionNameNIP
Thesis advisorHarahap, Mukti Hamjah197704252008011011
Call Number: SK-2017 FIS 141
Keywords: BPSCCO-2223, Metode Padatan, Carbon Nanotube, Sintering Berulang
Subjects: Q Science > QC Physics > QC120 Descriptive and Experimental mechanics
Q Science > QC Physics > QC750 Magnetism
Divisions: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Fisika
Depositing User: Mr Maknun
Date Deposited: 11 Sep 2017 10:49
URI: http://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/26195

Actions (login required)

View Item View Item