SINTESIS DAN KARAKTERISASI SUPERKONDUKTOR BPSCCO-2223 DENGAN PENAMBAHAN TIO2 MENGGUNAKAN METODE PADATAN DAN PROSES SINTERING BERULANG

Suhada, Nurul (2017) SINTESIS DAN KARAKTERISASI SUPERKONDUKTOR BPSCCO-2223 DENGAN PENAMBAHAN TIO2 MENGGUNAKAN METODE PADATAN DAN PROSES SINTERING BERULANG. Undergraduate thesis, UNIMED.

[img]
Preview
Text
1. NIM. 4133240022 COVER.pdf - Published Version

Download (136kB) | Preview
[img]
Preview
Text
2. NIM. 4133240022 APPROVAL SHEET.pdf - Published Version

Download (282kB) | Preview
[img]
Preview
Text
3. NIM. 4133240022 ABSTRACT.pdf - Published Version

Download (289kB) | Preview
[img]
Preview
Text
4. NIM. 4133240022 PREFACE.pdf - Published Version

Download (212kB) | Preview
[img]
Preview
Text
5. NIM. 4133240022 TABLE OF CONTENT.pdf - Published Version

Download (256kB) | Preview
[img]
Preview
Text
6. NIM. 4133240022 ILLUSTRATION.pdf - Published Version

Download (186kB) | Preview
[img]
Preview
Text
7. NIM. 4133240022 TABLES.pdf - Published Version

Download (227kB) | Preview
[img]
Preview
Text
8. NIM. 4133240022 APPENDICES.pdf - Published Version

Download (112kB) | Preview
[img]
Preview
Text
9. NIM. 4133240022 CHAPTER I.pdf - Published Version

Download (360kB) | Preview
[img]
Preview
Text
13. NIM. 4133240022 CHAPTER V.pdf - Published Version

Download (304kB) | Preview
[img]
Preview
Text
14. NIM. 4133240022 BIBLIOGRAPHY.pdf - Published Version

Download (298kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini mensintesis bahan superkonduktor Bi1.6Pb0.4Sr2Ca2Cu3O10+δ dengan penambahan TiO2 (0 %berat dan 5 %berat) menggunakan metode reaksi padatan dan proses sintering berulang sebanyak tiga kali. Penambahan TiO2 sebesar 5 %berat dan proses sintering berulang dilakukan untuk mempelajari pengaruhnya terhadap karakteristik Bi1.6Pb0.4Sr2Ca2Cu3O10+δ. Bahan dasar berupa serbuk Bismuth (III) Oksida (Bi2O3), Strontium Carbonat (SrCO3), Calsium Carbonat (CaCO3), Copper (II) Oksida (CuO), Timbal (IV) oksida (PbO2) dengan perbandingan molar Bi:Pb:Sr:Ca:Cu= 1,6:0,4:2,0:2,0:3,0. Bahan-bahan digerus selama 3 jam menggunakan mortar agate selanjutnya di hidrolisis pada suhu 300°C selama 8 jam. Kemudian digerus kembali selama 6 jam lalu di kalsinasi pada suhu 820°C selama 20 jam. Setelah itu sampel ditambahkan 0 %berat dan 5 %berat serbuk TiO2 dengan penggerusan selama 20 menit dan dicetak dengan diameter 12 mm dan ketebalan 3 mm dengan tekanan ≈ 379 Mpa. Pelet superkonduktor di sintering pada suhu 850°C selama 30 jam dengan kenaikan suhu 5℃/menit dan dilakukan pengujian efek meissner untuk melihat superkonduktivitas sampel. Selanjutnya pelet digerus ulang lalu dicetak dan disintering kembali sebanyak dua kali. Sampel yang di buat kemudian di analisis menggunakan XRD, SEM/EDS dan cryogenic magnet. Hasil pengujian XRD dan SEM diketahui sintering berulang meningkatkan pembentukan fasa Bi-2223 pada sampel, morfologi semakin rapat dan nilai porositas menurun. Pada pengujian resistivitas, efek sintering berulang tidak signifikan terhadap perubahan suhu kritis (Tc) sampel, Tc optimum diperoleh setelah proses sintering kedua pada sampel BPSCCO dengan penambahan 0 %berat TiO2 dan 5 %berat TiO2, masing-masing sebesar 112,6 K dan 83,3 K. Penambahan 5 %berat TiO2 diketahui menurunkan intensitas fasa 2223 dan menurunkan Tcoffset pada sampel Bi1.6Pb0.4Sr2Ca2Cu3O10+δ dikarenakan dengan penambahan TiO2 pada sampel memiliki nilai impuritas yang cukup tinggi. Hasil morfologi sampel dengan penambahan TiO2 menurunkan nilai porositas sampel. Efek meissner pada sampel BPSCCO lebih stabil dibandingkan dengan penambahan 5 %berat TiO2.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK
Thesis advisorSihombing, Eidi195706061985031002
Call Number: SK-2017 FIS 111
Keywords: Bi-2223; Metode padatan; Superkonduktor; BPSCCO; TiO2; Sintering berulang
Subjects: Q Science > QC Physics
Q Science > QC Physics > QC120 Descriptive and Experimental mechanics
Divisions: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Fisika
Depositing User: Mrs Siti Nurbaidah
Date Deposited: 28 Aug 2017 14:42
URI: http://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/25946

Actions (login required)

View Item View Item