PENGARUH POLITIK KESUKUAN TERHADAP PENCIPTAAN IKLIM DEMOKRASI DI KOTA TEBING TINGGI

Anwar, Khairil (2008) PENGARUH POLITIK KESUKUAN TERHADAP PENCIPTAAN IKLIM DEMOKRASI DI KOTA TEBING TINGGI. Masters thesis, UNIMED.

[img]
Preview
Text
1. 025050102 Kata Pengantar.pdf - Published Version

Download (474kB) | Preview
[img]
Preview
Text
2. 025050102 Abstrak.pdf - Published Version

Download (316kB) | Preview
[img]
Preview
Text
3. 025050102 Daftar Isi.pdf - Published Version

Download (330kB) | Preview
[img]
Preview
Text
4. 025050102 Bab I.pdf - Published Version

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
5. 025050102 Bab V.pdf - Published Version

Download (252kB) | Preview
[img]
Preview
Text
6. 025050102 Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (384kB) | Preview

Abstract

Politik kesukuan bukan saja tidak kondusif hagi ikhtiar membangun kohesi sosial di masyarakat, tetapi juga bertentangan dengan prinsip dasar demokrasi multikultural. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh politik kesukuan terhadap penciptaan iklim demokrasi di Kota Tebing Tinggi. Penelitian ini didisain sebagai penelitian. deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data diperoleh dengan teknik pengamatan berperan serta (partisipan observation) dan wawancara mendalam (in depth interview) dengan 50 orang responden yang diambil secara pusposive.Hasil penelitian mengungkap bahwa masyarakat Kota Tebing Tinggi menonjolkan identitas masing-masing dengan cara membentuk kelompok-kelompok sosial yang sesuku. Namun demikian, masyarakat tetap berkeyakinan bahwa untuk mewujudkan negara yang demokratis, kerjasama antarsuku harus dijalin dengan baik. Perbedaan suku tidak dijadikan masyarakat sebagai penghalang untuk berinteraksi, sehingga masyarakat memiliki jaringan interaksi sosial yang cukup padu.Penelitian juga mengungkap bahwa partisipasi masyarakat dalam berpolitik cukup tinggi. Baik berpartisipasi sebagai anggota partai, anggota organisasi sosial maupun ikut dalam pemilihan umum dan pemilihan kepala daerah. Keputusan politik tnasyarakat tidak dipergaruhi oleh faktor kesukuan melainkan rasionalitas. Tndikasi tersebut terlihat dari ba.nyaknya anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tebing Tinggi yang herasal dari suku Mandailing padahal mayoritas penduduk Kota Tebing Tinggi adalah bersuku Jawa. Hal ini menunjukkan bahwa politik kesukuan tidak memberikan pengaruh yang negatif bagi penciptaan iklim demokrasi di Kota Tebing Tinggi,

Item Type: Thesis (Masters)
Contributors:
ContributionNameNIP
Thesis advisorDamanik, Ibnu Hajar196305201987031004
Thesis advisorFachrudin, Chalida130142218
Call Number: 320.9 Kha p
Keywords: Etnis; Nasionalisme; Elite; Multikulturalisme
Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > GN Anthropology > GN301 Ethnology. Social and cultural anthropology
J Political Science > JC Political theory
Divisions: Program Pasca Sarjana > Antropologi Sosial
Depositing User: Mrs Elsya Fitri Utami
Date Deposited: 09 Apr 2016 08:13
URI: http://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/2526

Actions (login required)

View Item View Item