PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN DAN KOMUNIKASI INTERPERSONAL TERHADAP HASIL BELAJAR SEJARAH DI SMP NEGERI 19 MEDAN

Silalahi, Antoni (2008) PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN DAN KOMUNIKASI INTERPERSONAL TERHADAP HASIL BELAJAR SEJARAH DI SMP NEGERI 19 MEDAN. Masters thesis, UNIMED.

[img]
Preview
Text
1. 025020099 - Kata Pengantar.pdf - Published Version

Download (130kB) | Preview
[img]
Preview
Text
2. 025020099 - Abstrak.pdf - Published Version

Download (414kB) | Preview
[img]
Preview
Text
3. 025020099 - Daftar Isi.pdf - Published Version

Download (382kB) | Preview
[img]
Preview
Text
4. 025020099 - Bab I.pdf - Published Version

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
5. 025020099 - Bab V.pdf - Published Version

Download (356kB) | Preview
[img]
Preview
Text
6. 025020099 - Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (363kB) | Preview

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan basil belajar sejarahantara siswa yang diajar dengan model pembelajaran berpikir kritis dan siswa yangdiajar dengan model pembelajaran konvensional, untuk mengetahui perbedaan hasilbelajar sejarah antara siswa yang memiliki kemampuan komunikasi interpersonaltinggi dengan siswa yang memiliki kemampuan komunikasi interpersonal rendah, danuntuk mengetahui interaksi antara model pembelajaran clan kemampuan komunikasiinterpersonal dalam mempengaruhi hasil belajar sejarah siswa.Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 19 Medan Kelas VIII TahunPelajaran 2007/2008. Metode yang digunakan adalah kuasi eksperimen denganrancangan faktorial 2 x 2. Jtunlah sampel teijangkau dalam penelitian ini adalah.seluruh siswa Kelas VIII yang berjumlah 210 orang. Subyek penelitian berjumlah 80orang siswa yang dibagi menjadi dua kelompok yaitu kelompok pertama berjumlah40 orang yang diajar dengan model pembelajaran berpikir kritis yang terdiri dari 20orang siswa memiliki .kemampuan interpersonal tinggi dan 20 orang siswa lainnyamemiliki kemampuan komunikasi interpersonal rendah. Kelompok kedua berjumlah40 orang yang diajar dengan model pembelajaran konvensional yang terdiri atas 20orang siswa memiliki kemampuan komunikasi interpersonal tinggi dan 20 orangsiswa dengan kemampuan komunikasi interpersonal rendah. Sebelum perlakuansampel penelitian terlebih dahulu diberikan angket kemampuan komunikasiinterpersonal. Tes basil belajar sejarah digunakan untuk menjaring data penelitianguna menguji hipotesis-hipotesis penelitian yang sebelumnya terlebih dahuludiujicoba untuk mengetahui tingkat validitas dan realibilitasnya. Statistik yangdigunakan adalah stalk& deskriptit Hipotesis penelitian diuji dengan menggunakanAnava 2 jalur setelah sebelumnya dilakukan uji persyaratan analisis data yaitu ujinormalitas data mengunakan uji Liliefors dan Uji Homogenitas varians denganmenggunakan Uji Bartlet. Aka terdapat interaksi antara variabel penelitian, analisisdilanjutkan dengan menggunakan uji Tuckey.Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa model pembelajaran berpikirkritis dan model pembelajaran konvensional memberi pengaruh yang berbedaterhadap basil belajar sejarah. Hal ini ditunjukkan oleh Fhitung = 20,68 > Ftabel = 3,96pada taraf signifikan α= 0,05 dengan dk = (1,76). Komunikasi interpersonal tinggidan rendah memberikan pengaruh yang berbeda terhadap hasil belajar sejarah. Hal iniditunjukan oleh Fhitung= 95,13 > Ftabel = 3,96 pada taraf signifikan α = 0,05 dengan

Item Type: Thesis (Masters)
Contributors:
ContributionNameNIP
Thesis advisorSibuea, Abdul Muin195810081981031002
Thesis advisorNapitupulu, Efendi196311271987031001
Call Number: 371.3 Sil p
Keywords: Hasil Belajar; Komunikasi Interpersonal
Subjects: L Education > LB Theory and practice of education > LB1603 Secondary Education. High schools
P Language and Literature > P Philology. Linguistics
P Language and Literature > P Philology. Linguistics > P94 Interpersonal communication
Divisions: Program Pasca Sarjana > Teknologi Pendidikan
Depositing User: Mrs Elsya Fitri Utami
Date Deposited: 09 Apr 2016 08:13
URI: http://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/2522

Actions (login required)

View Item View Item