EKSISTENSI TARI POH KIPAH PADA MASYARAKAT LHOKSEUMAWE

Niza, Niza Vayatul (2017) EKSISTENSI TARI POH KIPAH PADA MASYARAKAT LHOKSEUMAWE. Undergraduate thesis, UNIMED.

[img]
Preview
Text
1. NIM. 2113142049 COVER.pdf - Published Version

Download (125kB) | Preview
[img]
Preview
Text
2. NIM. 2113142049 APPROVAL SHEET.pdf - Published Version

Download (309kB) | Preview
[img]
Preview
Text
3. NIM. 2113142049 ABSTRACT.pdf - Published Version

Download (37kB) | Preview
[img]
Preview
Text
4. NIM. 2113142049 PREFACE.pdf - Published Version

Download (134kB) | Preview
[img]
Preview
Text
5. NIM. 2113142049 TABLE OF CONTENT.pdf - Published Version

Download (68kB) | Preview
[img]
Preview
Text
6. NIM. 2113142049 TABLES.pdf - Published Version

Download (32kB) | Preview
[img]
Preview
Text
7. NIM. 2113142049 ILLUSTRATION.pdf - Published Version

Download (111kB) | Preview
[img]
Preview
Text
8. NIM. 2113142049 CHAPTER I.pdf - Published Version

Download (191kB) | Preview
[img]
Preview
Text
12. NIM. 2113142049 CHAPTER V.pdf - Published Version

Download (143kB) | Preview
[img]
Preview
Text
13. NIM. 2113142049 BIBLIOGRAPHY.pdf - Published Version

Download (115kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini merupakan kajian mengenai eksistensi tari Poh Kipah pada masyarakat Lhokseumawe. Dalam pembahasan ini menggunakan teori-teori yang berhubungan dengan topik penelitian yaitu teori eksistensi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif. Populasi pada penelitian ini sekaligus menjadi sampel penelitian yaitu seniman dan penari. Teknik pengumpulan data meliputi studi kepustakaan, wawancara, observasi, dan dokumtasi. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, eksistensi tari Poh Kipah yang di lihat dari tiga rentangan waktu, pertama dari tahun 1959-1979, tari Poh Kipah pada masa ini menjadi awal dari pertunjukan yang dilakukan sebagai hiburan pada pelaksanaan untuk acara memperingati Maulid Nabi dan Sunat Rasul yang mana pada dulunya tarian ini hanya memiliki beberapa gerakan seperti memukul kipas ke telapak tangan, mengetuk gagang kipas ke telapak lantai. Musik iringan menggunakan musik internal berupa syair yang di lantunkan oleh syeh dan di tambah dengan tepukan kipas. Pola lantai dari awal masuk sudah duduk bersimpuh di atas pentas, dengan penari laki-laki yang berjumlah delapan atau sepeluh orang, busananya pun hanya memakai baju teluk belanga dan memakai peci, tempat di selenggarakan tarian in di laksanakan di lapangan serta halaman mesjid, tujuan tarian inn sebagai acara hiburan di acara Maulid Nabi. Kedua dari tahun 1979-1999, tari Poh Kipah di periode ini tidak ada yang berubah dari eksistensinya di karenakan pada masa ini belum terdapatnya data atau dokumen yang jelas untuk pertunjukan tarian ini. Ketiga 1999-sekarang, di periode ini eksistensi tarian ini sudah mengalami beberapa perubahan yang dapat dilihat dari adanya penambahan gerak yang bervariasi, musik iringanya sudah mengalami perubahan dengan penambahan alat musik serune kale dan rapai, dalam komposisi iringan, dari sisi penari sudah menyertakan penari perempuan dalam komposisi tari , acara ini tetap masih kita jumpai di acara hiburan Maulid Nabi dan Sunat Rasul tetapi sekarang sudah kita temukan juga di acara festifal, dan Pekan Kebudayaan Aceh.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Contributors:
ContributionNameNIP
Thesis advisorHeniwaty, Yusnizar196510211992032003
Thesis advisorRahmah, Sitti196909281999032002
Call Number: SK-2017 TARI 008
Keywords: Eksistensi; Tari Poh Kipah Pada Masyarakat Lhokseumawe
Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > GV Recreation Leisure > GV1580 Dancing
Divisions: Fakultas Bahasa dan Seni > Pendidikan Seni Tari
Depositing User: Mrs Siti Nurbaidah
Date Deposited: 25 Jul 2017 08:37
URI: http://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/25028

Actions (login required)

View Item View Item