PERANAN PEREMPUAN DALAM KEBUDAYAAN ADAT PERKAWINAN SUKU GAYO DI KECAMATAN KEBAYAKAN KABUPATEN ACEH TENGAH

Syahra, Inda (2017) PERANAN PEREMPUAN DALAM KEBUDAYAAN ADAT PERKAWINAN SUKU GAYO DI KECAMATAN KEBAYAKAN KABUPATEN ACEH TENGAH. Undergraduate thesis, UNIMED.

[img]
Preview
Text
1. NIM. 3123321020 COVER.pdf - Published Version

Download (62kB) | Preview
[img]
Preview
Text
2. NIM. 3123321020 APPROVAL SHEET.pdf - Published Version

Download (546kB) | Preview
[img]
Preview
Text
3. NIM. 3123321020 ABSTRACT.pdf - Published Version

Download (184kB) | Preview
[img]
Preview
Text
4. NIM. 3123321020 PREFACE.pdf - Published Version

Download (284kB) | Preview
[img]
Preview
Text
5. NIM. 3123321020 TABLE OF CONTENT.pdf - Published Version

Download (237kB) | Preview
[img]
Preview
Text
6. NIM. 3123321020 APPENDICES.pdf - Published Version

Download (124kB) | Preview
[img]
Preview
Text
7. NIM. 3123321020 CHAPTER I.pdf - Published Version

Download (510kB) | Preview
[img]
Preview
Text
11. NIM. 3123321020 CHAPTER V.pdf - Published Version

Download (127kB) | Preview
[img]
Preview
Text
12. NIM. 3123321020 BIBLIOGRAPHY.pdf - Published Version

Download (178kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (a) peran perempuan Gayo dalam Adat perkawinan di Kecamatan Kebayakan Kabupaten Aceh Tengah, (b) Sejarah Perempuan Gayo dalam masyarakat di Kecamatan Kebayakan Kabupaten Aceh Tengah, (c) tahapan-tahapan dalam adat perkawinan di Kecamatan Kebayakan Kabupaten Aceh Tengah. Untuk memperoleh data-data yang dibutuhkan, peneliti menggunakan metode penelitian lapangan (field research) dimana peneliti terjun langsung ke lapangan dan memperoleh data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Metode lainnya adalah metode studi kepustakaan (library research) dengan mengumpulkan buku-buku yang berkaitan. Dari hasil penelitian yang dilakukan peneliti maka diketahui bahwa perempuan memiliki peranan yang sangat penting dalam pembangunan masyarakat yang bermoral. Akan tetapi kerap kali peran perempuan menjadi perdebatan. Banyak kalangan yang menilai perempuan seharusnya mendapatkan peran yang lebih didalam kehidupan bermasyarakat. Terutama dalam pendidikan, perempuan merupakan guru pertama bagi anak-anaknya. Begitu besar peran perempuan dalam pembentukan pondasi budaya yang bermoral bagi penerus bangsa. Namun, kenyataan yang ada berbanding terbalik dengan realita yang sesungguhnya. Pada zaman yang semakin maju ini banyak penyalahgunaan kebebasan yang telah diberikan. Kebebasan yang seharusnya digunakan untuk meningkatkan moral bangsa.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Contributors:
ContributionNameNIP
Thesis advisorLukitaningsih, 196404061990032003
Call Number: SK-2017 SEJ 010
Keywords: Peran Perempuan , Kebudayaan Adat, Perkawinan Suku Gayo.
Subjects: D History General and Old World > D History (General)
H Social Sciences > HM Sociology > HM621 Culture
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial > Pendidikan Sejarah
Depositing User: Mr Maknun
Date Deposited: 13 Feb 2017 07:30
URI: http://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/22936

Actions (login required)

View Item View Item