MAKNA SIMBOL TOR-TOR DAGANAK TUBU PADA MASYARAKAT ANGKOLA DI DESA PARSALAKAN KECAMATAN ANGKOLA BARAT KABUPATEN TAPANULI SELATAN

Hasibuan, Putri Norma Sari (2015) MAKNA SIMBOL TOR-TOR DAGANAK TUBU PADA MASYARAKAT ANGKOLA DI DESA PARSALAKAN KECAMATAN ANGKOLA BARAT KABUPATEN TAPANULI SELATAN. Undergraduate thesis, UNIMED.

[img]
Preview
Text
01. COVER SKRIPSI.pdf - Published Version

Download (149kB) | Preview
[img]
Preview
Text
03. LEMBAR PENGESAHAN PEMBIMBING.pdf - Published Version

Download (64kB) | Preview
[img]
Preview
Text
06. ABSTRAK.pdf - Published Version

Download (228kB) | Preview
[img]
Preview
Text
07. KATA PENGANTAR.pdf - Published Version

Download (279kB) | Preview
[img]
Preview
Text
08. DAFTAR ISI.pdf - Published Version

Download (95kB) | Preview
[img]
Preview
Text
09. DAFTAR GAMBAR.pdf - Published Version

Download (49kB) | Preview
[img]
Preview
Text
10. DAFTAR TABEL.pdf - Published Version

Download (47kB) | Preview
[img]
Preview
Text
11. BAB I.pdf - Published Version

Download (611kB) | Preview
[img]
Preview
Text
15. BAB V.pdf - Published Version

Download (340kB) | Preview
[img]
Preview
Text
16. DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (266kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini merupakan kajian mengenai makna simbol Tor-tor Daganak Tubu pada masyarakat Angkola di desa Parsalakan Kecamatan Angkola Barat Kabupaten Tapanuli Selatan. Tor-tor Daganak Tubu ini menggambarkan rasa syukur keluarga ketika menyambut kelahiran bayi. Tor-tor ini diiringi oleh syairsyair lagu yang ditujukan untuk kebaikan sang bayi. Dalam penuangan hasil penelitian ini menggunakan beberapa teori-teori yang mendukung dengan topik penelitian diantaranya teori makna, teori simbol, teori struktur, pengertian Tor-tor serta pengertian upacara adat. Waktu penelitian yang digunakan untuk membahas tentang Tor-tor Daganak Tubu ini selama dua bulan, yaitu pada bulan November 2014 hingga Januari 2015. Tempat penelitian berada di Desa Parsalakan Kecamatan Angkola Barat Kabupaten Tapanuli Selatan. Populasi pada penelitian ini adalah beberapa orang ketua adat masyarakat Angkola yang bertempat tinggal di Kota Padangsidempuan, penyelenggara upacara adat, kerabat dan keluarga sebagai panortor. Sampel dalam penelitian ini adalah 2 orang ketua adat beberapa keluarga penyelenggara pesta. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, studi kepustakaan dan dokumentasi, dan selanjutnya pada analisis menggunakan metode deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan dapat diketahui bahwa secara keseluruhan makna simbol yang terdapat dalam Tor-tor Daganak Tubu melambangkan wujud rasa syukur ketika menyambut kelahiran seorang bayi. Dalam gerakan ketika manortor terdapat makna mulai dari sembah kepada Tuhan yang Maha Esa dan penghormatan kepada sesama manusia, meminta do’a kepada agar diberi segala kebaikan kepada sang bayi, serta membagikan rezeki kepada sesama. Disamping itu dalam ende (syair lagu) terdapat pula makna-makna yang sesuai dengan gerakan Tor-tor.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Contributors:
ContributionNameNIP
Thesis advisorNurwani, 196606131997022002
Call Number: Sk-2015 TARI 015
Keywords: Tor-tor Daganak Tubu, Makna Simbol, Masyarakat Angkola
Subjects: H Social Sciences > HM Sociology > HM621 Culture
M Music and Books on Music > ML Literature on music
Divisions: Fakultas Bahasa dan Seni > Pendidikan Seni Tari
Depositing User: Mr Maknun
Date Deposited: 27 Dec 2016 07:39
URI: http://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/22387

Actions (login required)

View Item View Item