BENTUK PENYAJIAN DAN BENTUK MUSIK DALAM MENGARAK ANAK BERKHITAN PADA MASYARAKAT JAWA DI DESA SUKADAMAI BARAT KEC. PULO BANDRING KAB. ASAHAN

Dikiana, Mhd. Wais All Kornie (2015) BENTUK PENYAJIAN DAN BENTUK MUSIK DALAM MENGARAK ANAK BERKHITAN PADA MASYARAKAT JAWA DI DESA SUKADAMAI BARAT KEC. PULO BANDRING KAB. ASAHAN. Undergraduate thesis, UNIMED.

[img]
Preview
Text
1. Cover.pdf - Published Version

Download (137kB) | Preview
[img]
Preview
Text
2. Surat Pengesahan.pdf - Published Version

Download (650kB) | Preview
[img]
Preview
Text
3. Abstrak.pdf - Published Version

Download (170kB) | Preview
[img]
Preview
Text
4. Kata Pengantar.pdf - Published Version

Download (214kB) | Preview
[img]
Preview
Text
5. Daftar Isi.pdf - Published Version

Download (211kB) | Preview
[img]
Preview
Text
6. Daftar Gambar.pdf - Published Version

Download (217kB) | Preview
[img]
Preview
Text
7. BAB I.pdf - Published Version

Download (477kB) | Preview
[img]
Preview
Text
11. BAB V.pdf - Published Version

Download (460kB) | Preview
[img]
Preview
Text
12. Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (291kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang bentuk penyajian dan bentuk musik mengarak anak berkhitan, untuk mengetahui fungsi mengarak anak berkhitan, serta mengetahui makna mengarak anak berkhitan pada masyarakat Jawa di Desa Sukadamai Barat Kec. Pulo Bandring Kab. Asahan. Teori yang digunakan dalam penelitian ini mencakup pengertian dari musik, bentuk penyajian, bentuk lagu, fungsi musik, dan teori makna. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode deskripsi kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi wawancara dan dokumentasi yang dilakukan langsung kepada Grup Rebana Sidokeno. Populasi dalam penelitian ini adalah satu grup Rebana Sidokeno yang terdiri atas 6 orang pemain alat musik rebana, 1 orang pemain alat musik bedug, 1 orang pemain alat musik belira, 2 orang penyunggih unta-unta-an, dan 1 orang badut, selain itu ada juga 1 orang dari grup Genjringan. Sampel dari penelitian ini adalah keseluruhan dari populasi yang berjumlah 12 orang. Hasil dari penelitian dan wawancara menunjukan bahwa Bentuk penyajian mengarak anak berkhitan memiliki tiga proses, yaitu proses sebelum mengarak, proses mengarak, dan proses penutup arak-arakan. Bentuk musik dalam mengarak anak berkhitan adalah musik yang di medley yang memiliki beberapa lagu yang dijadikan satu musik, lagu yang dimainkan diantaranya Lir-ilir, Barzanji, dan Assalamualaikum. Lagu Lir-ilir memiliki bentuk lagu (A-B-A-B), Lagu Barzanji memiliki bentuk lagu (A-B-A-B), dan Lagu Assalamualaikum memiliki bentuk lagu (A-B-A-B’-C). Mengarak anak berkhitan memiliki fungsi sebagai Pengiring Upacara, Sebagai pengintegrasian masyarakat, Menjadi hiburan, sebagai Fungsi Komunikasi dan ungkapan emosional. Makna yang tekandung dalam mengarak anak berkhitan adalah makna perasaan, makna tujuan, dan makna nada, makna interaksi antara makhluk Tuhan, dan makna spiritual

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Contributors:
ContributionNameNIP
Thesis advisorWidiastuti, Uyuni197106072005022001
Call Number: SK-2015 MSK 019
Keywords: Bentuk Penyajian, Bentuk Musik, Mengarak Anak Berkhitan.
Subjects: H Social Sciences > HM Sociology > HM706 Social structure
M Music and Books on Music > M Music
Divisions: Fakultas Bahasa dan Seni > Pendidikan Seni Musik
Depositing User: Mr Maknun
Date Deposited: 23 Dec 2016 09:07
URI: http://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/22338

Actions (login required)

View Item View Item