GENDER DALAM PANDANGAN BUDAYA PATRIARKI DAN AGAMA (IMPLEMENTASI KESETARAAN GENDER DI KANWIL DEPAGSU DALAM PROMOSI JABATAN)

Tanjung, Rahmy Fuady (2005) GENDER DALAM PANDANGAN BUDAYA PATRIARKI DAN AGAMA (IMPLEMENTASI KESETARAAN GENDER DI KANWIL DEPAGSU DALAM PROMOSI JABATAN). Masters thesis, UNIMED.

[img]
Preview
Text
015050015 Cover.pdf - Published Version

Download (155kB) | Preview
[img]
Preview
Text
015050015 Kata Pengantar.pdf - Published Version

Download (298kB) | Preview
[img]
Preview
Text
015050015 Abstrak.pdf - Published Version

Download (583kB) | Preview
[img]
Preview
Text
015050015 Daftar Isi.pdf - Published Version

Download (259kB) | Preview
[img]
Preview
Text
015050015 Bab I.pdf - Published Version

Download (5MB) | Preview
[img]
Preview
Text
015050015 Bab V.pdf - Published Version

Download (430kB) | Preview
[img]
Preview
Text
015050015 Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (580kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keheradaan gender dalam pandangan budaya patriarki dan agama dengan menganalisa mengenai implementasi kesetaraan gender di Kanwil Depagsu dalam promosi jabatan. lsu kesetaraan gender mulai dibiearakan pada masa Presiden Abdurrahman Wahid pada tahun 2000 agar melaksanakan pengarusutamaan gender dalam setiap organisasi masyarakat secara merata. Kesetaraan gender merupakan suatu sikap persamaan hak antara laki-laki dan perempuan yang diaplikasikan secara lebih baik dari sebelumnya untuk mendapat pengakuan secara sama di masyarakat. Bahwa kehadiran perempuan bukan lagi dianggap sebagai orang yang berada setelah laki-laki. Seperti dalam hal penuntutan hak terhadap promosi jabatan terutama pada institusi Kanwil Depagsu yang sampai sekarang masih didominasi oleh kaum laki-laki.Adapun penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik triangulasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mempelajari, menggambarkan, menguraikan dan menganalisa tentang implementasi kesetaraan gender dalam promosi jabatan di Kanwil Depagsu.Fenomena ini terjadi karena kekeliruan terhadap interpretasi agama inengenai peran laki-laki dan perempuan sehingga memberikan adanya perbedaan peran gender. Karena Tatar belakang Kanwil Depagsu adalah berbasiskan agama menjadikan kekeliruan juga terhadap kebijakan yang dilaksanakan oleh para pejabat Kanwil Depagsu dalam memberikan kesempatan terhadap pegawai laki-laki dan perempuan dalam pelaksanaan gender menjadi tidak setara. Bahkan faktor budaya patriarki dan politik juga ikut mengakomodir sikap otoritas laki-laki lebih besar daripada perempuan. Sehingga pada akhirnya perempuan selalu ditempatkan pada bidang tugas yang tidak sentral, yang kemudian mcnciptakan diskriminasi gender claim mengemban tugas. Hal ini yang menjadikan Kanwil Depagsu tidak tegas dalam memahami kesetaraan gender merman porsinya, sebab peran laki-laki dan perempuan masih temp dibedakan.Hal yang demikian ini menjadikan sikap Kanwil Depagsu dalam melaksanakan kesetaraan gender belum maksimal dan karena instruksi itu juga baru berjalan beberapa tahun belakangan ini. Akibat faktor-faktor di atas menjadikan Kanwil Depagsu dalam tugasnya kurang mernberi ketegasan terhadap implementasi kesetaraan gender dalam promosi jabatan. Seperti yang terlihat dalam persentase untuk tingkat eselon III perempuan sekitar 0.6 % sedang laki-laki 4.9 %, sedangkan untuk tingkat eselon IV perempuan sekitar 2 % dan laid-laki 16.7 % dari 162 jumlah pegawai secara keseluruhan (tahun 2000).

Item Type: Thesis (Masters)
Contributors:
ContributionNameNIP
Thesis advisorDamanik, Ibnu Hajar196305201987031004
Thesis advisorFachrudin, ChalidaUNSPECIFIED
Call Number: 305.4 Tan g
Keywords: Promosi Jabatan; Persamaan Hak
Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > GN Anthropology > GN357 Culture and cultural processes
G Geography. Anthropology. Recreation > GN Anthropology > GN451 Intellectual life
Divisions: Program Pasca Sarjana > Antropologi Sosial
Depositing User: Mrs Catur Dedek Khadijah
Date Deposited: 09 Apr 2016 08:13
URI: http://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/2190

Actions (login required)

View Item View Item