BENTUK PENYAJIAN DAN MAKNA MUSIK RITUAL MENJAMU LAUT YANG DILAKUKAN OLEH NELAYAN DI BELAWAN SUMATERA UTARA

Sitanggang, Oldah Wittyani (2016) BENTUK PENYAJIAN DAN MAKNA MUSIK RITUAL MENJAMU LAUT YANG DILAKUKAN OLEH NELAYAN DI BELAWAN SUMATERA UTARA. Undergraduate thesis, UNIMED.

[img]
Preview
Text
1. OLDAH WITTYANI SITANGGANG NIM. 2103340042 Cover fix.pdf - Published Version

Download (121kB) | Preview
[img]
Preview
Text
2. OLDAH WITTYANI SITANGGANG NIM. 2103340042 LEMBAR PENGESAH.pdf - Published Version

Download (485kB) | Preview
[img]
Preview
Text
3. OLDAH WITTYANI SITANGGANG NIM. 2103340042 ABSTRAK.pdf - Published Version

Download (112kB) | Preview
[img]
Preview
Text
4. OLDAH WITTYANI SITANGGANG NIM. 2103340042 KATA PENGANTAR.pdf - Published Version

Download (353kB) | Preview
[img]
Preview
Text
5. OLDAH WITTYANI SITANGGANG NIM. 2103340042 DAFTAR ISI.pdf - Published Version

Download (140kB) | Preview
[img]
Preview
Text
6. OLDAH WITTYANI SITANGGANG NIM. 2103340042 BAB I.pdf - Published Version

Download (470kB) | Preview
[img]
Preview
Text
10. OLDAH WITTYANI SITANGGANG NIM. 2103340042 BAB V.pdf - Published Version

Download (165kB) | Preview
[img]
Preview
Text
11. OLDAH WITTYANI SITANGGANG NIM. 2103340042 DAFTAR PUST.pdf - Published Version

Download (142kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Bagaimana Bentuk Penyajian dan Makna Musik Ritual Menjamu Laut Yang Dilakukan Oleh Nelayan Di Belawan Sumatera Utara. Penelitian ini berdasarkan kepada landasan teoritis yang menjelaskan pengertiaan dari Bentuk penyajian,makna lagu, makna musik ritual, yang dilakukan oleh Nelayan Sumatera Utara yang notabene adalah suku Melayu , yang kemudian dianalisis secara sistematis untuk memperdalam atau menginterpretasi data secara spesifik dalam rangka menjawab pertanyaan peneliti. Penelitian ini dilaksanakan di Kampung Nelayan Indah yang berada di Jalan Besar Medan Belawan Kel. Nelayan Indah. Waktu dan proses penelitian dilaksanakan pada bulan Juli-Agustus 2016. Sampel penelitian ini adalah ketua adat 1 orang, pawang laut 1 orang. Masyarakat setempat yang juga adalah nelayan 4 orang, pemusik 8 orang Jadi total sampel ada 14 orang. Penelitian ini menggunakan metode deskripsi kualitatif dengan tehnik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dokumentasi dan studi kepustakaan. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa ritual menjamu laut merupakan ritual penting yang wajib dilakukan oleh nelayan dikarenakan ini adalah bentuk doa meminta keslamatan kepada penghuni laut agar mereka tidak celaka ketika melakukan aktifitas dalam mencari nafkah di laut. Lagu yang digunakan pada saat ritual menjamu laut adalah lancang kuning, tanjung katung, selendang delima. Musik yang digunakan ketika ritual menjamu laut ini adalah berupa tabuhan gendang yang dimainkan secara bersama-sama. Makna musik yang terkandung adalah makna nada, rasa, tujuan dan secara simbolik mengandung makna spritual, interaksi kepada Tuhan. Tujuan para nelayan melaksanakan ritual jamuan laut ini adalah untuk memperoleh rizki yang halal dan aman di laut dan mewujudkan rasa keserdehanaan.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Contributors:
ContributionNameNIP
Thesis advisorWidiastuti, Uyuni197106072005022001
Call Number: SK-2016 MSK 060
Keywords: Bentuk Penyajian; Makna Musik; Menjamu Laut
Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > GN Anthropology > GN357 Culture and cultural processes
M Music and Books on Music > M Music
Divisions: Fakultas Bahasa dan Seni > Pendidikan Seni Musik
Depositing User: Mr Maknun
Date Deposited: 05 Nov 2016 03:59
URI: http://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/21181

Actions (login required)

View Item View Item