PERGESERAN FUNGSI ABIT GODANG (ULOS) DALAM PERKAWINAN MASYARAKAT BATAK ANGKOLA-SIPIROK DI KOTA MEDAN

Rosnah, Siregar (2006) PERGESERAN FUNGSI ABIT GODANG (ULOS) DALAM PERKAWINAN MASYARAKAT BATAK ANGKOLA-SIPIROK DI KOTA MEDAN. Masters thesis, UNIMED.

[img]
Preview
Text
015050017- Kata Pengantarr.pdf - Published Version

Download (839kB) | Preview
[img]
Preview
Text
015050017- Abstrak.pdf - Published Version

Download (444kB) | Preview
[img]
Preview
Text
015050017- Daftar Isi.pdf - Published Version

Download (558kB) | Preview
[img]
Preview
Text
015050017- Bab I.pdf - Published Version

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
015050017- Bab VI.pdf - Published Version

Download (924kB) | Preview
[img]
Preview
Text
015050017- Dafatr Pustaka.pdf - Published Version

Download (640kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pergeseran fungsi Abit Godang (ulos) dan faktor penyebab terjadinya pergeseran fungsi Abit Godang (ulos) dalam perkawinan masyarakat Batak Angkola-Sipirok di Kota Medan.Penelitian ini menggunanakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik observasi wawancara dan studi pustaka dengan tujuan untuk mempelajari, menggambarkan, mendeskripsikan, memperbaiki dan menganalisa pergeseran fungsi Abit Godang (ulos) dalam masyarakat Angkola-Sipirok di Kota Medan.Abit godang (ulos) adalah benda adat yang bernilai tinggi yang mempererat hubungan kekerabatan. Penelitian ini dilaksanakan di Kota Medan, sebagai populasi dan sample adalah masyarakat Batak Angkola-Sipirok yang tinggal di Kecamatan Medan Baru dan Kecamatan Medan Tembung.Pada perkawinan adat Batak Angkola-Sipirok, abit godang (ulos) adalah benda pendamping barang bawaan anak gadis ke tempat keluarga suarninya. Abit Godang (ulos) mempunyai fungsi manifest yaitu merupakan wujud kasih sayang antara morn dan anak borunya, dan mempunyai fungsi latent sebagai benda adat yang perlu dilestarikan.Faktor penyebab terjadinya pergeseran fungsi abit godang (ulos) dalam perkawinan adat masyarakat Batak Angkola-Sipirok yaitu disebabkan karena faktor agama, ekonomi dan pencampuran etnis.Dari hasil penelitian dapat disimpulakan bahawa ditemukan abit godang (ulos) tidak difungsikan lagi dalam perkawinan adat masyarakat Batak Angkola-Sipirok dengan etnis yang lain.

Item Type: Thesis (Masters)
Contributors:
ContributionNameNIP
Thesis advisorTampubolon, JongkersUNSPECIFIED
Thesis advisorAndayani, Trisni195802091984032002
Call Number: 306.81 Sir p
Keywords: Kehidupan Masyarakat Angkola
Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > GN Anthropology
G Geography. Anthropology. Recreation > GN Anthropology > GN301 Ethnology. Social and cultural anthropology
G Geography. Anthropology. Recreation > GN Anthropology > GN537 Ethnic groups and races
H Social Sciences > HN Social history and conditions. Social problems. Social reform
H Social Sciences > HQ The family. Marriage. Woman
Divisions: Program Pasca Sarjana > Antropologi Sosial
Depositing User: Mrs Catur Dedek Khadijah
Date Deposited: 09 Apr 2016 08:13
URI: http://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/2035

Actions (login required)

View Item View Item