EFEKTIVITAS MANAJEMEN SMA PENYELENGGARA PROGRAM AKSELERASI DI KOTA MEDAN

Tanjung, Achlaq Shiddiq (2005) EFEKTIVITAS MANAJEMEN SMA PENYELENGGARA PROGRAM AKSELERASI DI KOTA MEDAN. Masters thesis, UNIMED.

[img]
Preview
Text
025030135- Kata Pengantar.pdf - Published Version

Download (507kB) | Preview
[img]
Preview
Text
025030135- Abstrak.pdf - Published Version

Download (536kB) | Preview
[img]
Preview
Text
025030135- Daftar Isi.pdf - Published Version

Download (506kB) | Preview
[img]
Preview
Text
13-025030135- Bab I.pdf - Published Version

Download (554kB) | Preview
[img]
Preview
Text
025030135- Bab V.pdf - Published Version

Download (496kB) | Preview
[img]
Preview
Text
025030135- Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (503kB) | Preview

Abstract

Program percepatan belajar (akselerasi) dimaksudkan sebagai salah satu upaya pendidikan tersistem dalam rangka mengapresiasi karunia Allah SWT kepada manusia berupa bakat, talenta, keunggulan intelektual dan berbagai keistimewaan lainnya. Program ini telah bergulir dan di laksanakan oleh 4 (empat) SMA di Kota Medan, sejak tahun ajaran 2001/2002 atau satu tahun mendahului Undang-Undang nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Untuk mengetahui kemangkusan fungsi-fungsi manajemen yang di terapkan oleh Kepala Sekolah penyelenggara program akselerasi; penelitian ini di rancang dengan pendekatan kualitatif. Oleh sebab itu, ibarat menggunakan senter di kegelapan malarn, penelitian di awali dengan kajian kepustakaan berupa telaah teori belajar dan prestasi serta kaitannya dengan siswa unggulan atau siswa berprestasi di atas rata-rata normal. Sebagai siswa cerdas yang juga dapat di sebut sebagai anak luar biasa memerlukan pelayanan pendidikan khusus di sekolah penyelenggara program akselerasi.Pelayanan di maksud dilaksanakan melalui kurikulum berdiferensiasi yang di terapkan oleh Kepala Sekolah, Guru, Konselor, dan Teknisi Pendidikan lainnya berdasarkan fungsi-fungsi manajemen. Peneliti mengadopsi berbagai pendapat tentang defenisi manajemen guna mengetahui penerapannya dalam prilaku individual dan prilaku organisasional di sekolah sebagai satu kesatuan sistem manajemen. Untuk mengetahui keefektivan sistem manajemen, peneliti membahas perencanaan rekrutmen calon siswa, pengorganisasian pembelajaran, pelaksanaan bimbingan, pelaksanaan evaluasi dan pelaksanaan supervisi..Untuk keperluan tersebut, peneliti membagi tahapan penelitian menjadi 2 (dua) tahap yakni : (a) tahap persiapan, dan (b) tahap kegiatan penelitian. Hasil dart pentahapan ini menghadirkan data, yang harus di uji serta di kaji dan berbagai aspek dengan hampiran (1) analisis kasus negatif, (2) intra metode, (3) antar metode, dan (4) triangulasi.Hasil penelitian akan di Baca di akhir tesis ini, menggambarkan kontribusi manajemen terhadap pelayanan siswa akseleran. Kenyataan menunjukkan bahwa pembelajaran siswa akseleran di SMA Plus Sutomo, SMA Plus Muhammadiyah, SMA Negeri 1 Medan dan SMA Plus Al-Azhar Medan belum sepenuhnya efektiv memenuhi kaidah didaktik yang di anjurkan oleh ahli pendidikan, sehingga masing¬masing sekolah mencari formulasi yang berbeda-beda, meski hal tersebut masih dapat di tolerir. Pelayanan pendidikan bagi siswa cerdas, unggul atau siswa istimewa melalui program percepatan belajar (akselerasi) belum di laksanakan secara optimal, balk dart aspek metodologi, pembelajaran, skenario kelas, pemanfaatan jasa teknologi pendidikan serta bimbingan maupun dart aspek supervisi.Salah satu hambatan dart ketidakefektivan manajemen dalam pelaksanaan akselerasi di Kota Medan, ialah pemahaman teori manajemen dan teori akselerasi belumtersosialisasikan secara optimal, baik di lingkungan birokrasi pendidikan, maupun kalangan Pemerintah Kota Medan, bahkan di kalangan persekolahan.Bedasarkan Teori Cluster Renzulli anak luar biasa dan unggul ialah anak yang memiliki keunggulan di atas rata-rata normal serta memiliki komitmen tanggung jawab dan kreativitas tinggi. Dalam keunggulan tersebut pelayanan pendidikan dari konselor, pedagog dan atau psykolog menjadi sesuatu kebutuhan yang tidak bisa di abaikan oleh SMA penyelenggara program akselerasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan siswa akselerasi menyelesaikan program belajar dan dapat mengikuti Ujian Nasional (UN - SMA) bukan karena kemangkusan bimbingan konseling ataupun keefektivan fungsi-fungsi manajemen di tingkat sekolah, tetapi karena talenta dan keunggulan siswa.Berhentinya program akselerasi di SMA Negeri 1 Medan, ibarat pepatah klasik yang menyebutkan layu sebelum berkembang, menjadi indikator amburadulnya manajemen penyelenggaraan program akselerasi secara makro.Di akhir tesis, peneliti menawarkan konsep total quality management sebagai alternatif model, dengan menempatkan konsultan pendidikan sebagai dewa penolong bagi 4 (empat) SMA penyelenggara program akselerasi.

Item Type: Thesis (Masters)
Contributors:
ContributionNameNIP
Thesis advisorZainuddin, 195503071984031001
Thesis advisorHamid K, Abdul195802221981031001
Call Number: 371.2 Tan e
Keywords: Belajar; Prestasi; Manajemen sekolah; Program akselerasi; Keberbakatan; Kurikulum berdiferensiasi
Subjects: L Education > LB Theory and practice of education
L Education > LB Theory and practice of education > LB2801 School Administration and Organization
L Education > LB Theory and practice of education > LB3011 School management and discipline
Divisions: Program Pasca Sarjana > Administrasi Pendidikan
Depositing User: Mrs Catur Dedek Khadijah
Date Deposited: 09 Apr 2016 08:13
URI: http://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/2011

Actions (login required)

View Item View Item