PERKEMBANGAN MUSEUM KARO LINGGA DIDESA LINGGA KABUPATEN KARO

Remenda, Unjuk Kita (2016) PERKEMBANGAN MUSEUM KARO LINGGA DIDESA LINGGA KABUPATEN KARO. Undergraduate thesis, UNIMED.

[img]
Preview
Text
1.Nim.3123121060 Cover.pdf - Published Version

Download (88kB) | Preview
[img]
Preview
Text
2.NIM.3123121060 Approval Sheet.pdf - Published Version

Download (582kB) | Preview
[img]
Preview
Text
3.Nim.3123121060 Abstract.pdf - Published Version

Download (102kB) | Preview
[img]
Preview
Text
4.Nim.3123121060. Preface.pdf - Published Version

Download (169kB) | Preview
[img]
Preview
Text
5.Nim.3123121060. Table of Content.pdf - Published Version

Download (115kB) | Preview
[img]
Preview
Text
6.Nim.3123121060. Chapter I.pdf - Published Version

Download (251kB) | Preview
[img]
Preview
Text
10.Nim.3123121060. Chapter V.pdf - Published Version

Download (190kB) | Preview
[img]
Preview
Text
11.Nim.3123121060 Bibliography.pdf - Published Version

Download (144kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui “Perkembangan Museum Karo Lingga di Desa Lingga Kabupaten Karo”. Adapun tujuan penelitian ini ialah untuk menjelaskan latar belakang sejarah berdirinya Yayasan Museum Karo Lingga, menjelaskan dan memahami bagaimana perkembangan Museum Kari Lingga di desa budaya Lingga tersebut. Untuk mencapai tujuan penelitian, maka penulis menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif yang menggunakan hermenitika berupa interpretasi terhadap pikiran, perkataan dan perbuatan. Dari hasil penelitian ini maka didapatkan data mengenai pembangunan museum, bangunan di disiberikan kepada Bapak G.H. Mantik pada tahun 1979 dan disahkan sebagai museun pada tahun 1989. Bangunan Museum Karo Lingga secara keseluruhannya menggambarkan bangunan yang memadukan gaya arsitektur rumah adat tradisional Karo. Museum Karo Lingga ini memiliki luas 136 m² (10 m x 10 m dan 3 m x 12 m), didalam bangunan ini terdapat tiga buah kamar tidur (satu di depan dan dua di belakang), sebuah dapur dan dua buah kamar mandi, serta dengan luas halaman 25 m x 40 m = 1000 m². Museum ini didirikan di desa Lingga untuk mempertahankan seni adat kebudayaan kebudayaan suku Karo, yang merupakan benteng budaya suku Karo. Museum Karo Lingga ini mulai dibuka /beroperasi pada tanggal 6 Juni 1986 dengan sekretariat di jalan Kotacane No. 180 Kabanjahe (di dekat terminal simpang empat Kabanjahe). Pada awalnya keberadaan Museum Karo Lingga ini hanyalah sebagai pelengkap untuk menambah kekayaan budaya di desa Lingga karena sebelum museum ini dibangun desa Lingga sudah menjadi desa budaya yaitu pada tahun 1977. Berbeda dengan sekarang, keberadaan Museum Karo Lingga ini sudah memberi dampak yang besar bagi desa budaya Lingga karena dengan adanya pembangunan museum ini desa Lingga menjadi ramai dikunjungi oleh pelajar/mahasiswa, wisatawan lokal maupun wisatawan mancanegara. Museum ini merupakan salah satu objek wisata di desa Lingga.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Contributors:
ContributionNameNIP
Thesis advisorTanjung, Flores196108011986012001
Call Number: SK-2016 SJRH 092
Keywords: Perkembangan; Mesium; Karo
Subjects: A General Works > AM Museums (General). Collectors and collecting (General)
D History General and Old World > D History (General)
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial > Pendidikan Sejarah
Depositing User: Mr Maknun
Date Deposited: 26 Sep 2016 03:18
URI: http://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/20006

Actions (login required)

View Item View Item