.BENTUK PENYAJIAN GONRANG SIPITU-PITU PADA UPACARA KEMATIAN SAYUR MATUA DI DESA RAYA KECAMATAN PEMATANG RAYA KABUPATEN SIMALUNGUN.

Manurung, Maria Fabyola (2016) .BENTUK PENYAJIAN GONRANG SIPITU-PITU PADA UPACARA KEMATIAN SAYUR MATUA DI DESA RAYA KECAMATAN PEMATANG RAYA KABUPATEN SIMALUNGUN. Undergraduate thesis, UNIMED.

[img]
Preview
Text
1. NIM 2111542012 COVER.pdf - Published Version

Download (37kB) | Preview
[img]
Preview
Text
2. NIM 2111542012 LEMBAR PENGESAHAN.pdf - Published Version

Download (263kB) | Preview
[img]
Preview
Text
3. NIM 2111542012 ABSTRAK.pdf - Published Version

Download (43kB) | Preview
[img]
Preview
Text
4. NIM 2111542012 KATA PENGANTAR.pdf - Published Version

Download (70kB) | Preview
[img]
Preview
Text
5. NIM 2111542012 DAFTAR ISI.pdf - Published Version

Download (66kB) | Preview
[img]
Preview
Text
6. NIM 2111542012 DAFTAR GAMBAR.pdf - Published Version

Download (67kB) | Preview
[img]
Preview
Text
7. NIM 2111542012 BAB I.pdf - Published Version

Download (315kB) | Preview
[img]
Preview
Text
11. NIM 2111542012 BAB V.pdf - Published Version

Download (123kB) | Preview
[img]
Preview
Text
12. NIM 2111542012 DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (70kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini merupakan Bentuk Penyajian Gonrang sipitu-pitu pada upacara kematian Sayur Matua di Desa Raya kecamatan Pematang Raya Kabupaten Simalungun. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bentuk penyajian musik gonrang sipitu-pitu pada upacara kematian Sayur matua, untuk mengetahui Fungsi gonrang sipitu-pitu pada upacara kematian Sayur matua, untuk mengetahui penggunaan instrument musik dalam Gonrang sipitu-pitu pada upacara kematian Sayur matua di Desa Raya kecamatan Pematang Raya Kabupaten Simalungun. Penelitian berdasarkan landasan teoritis yang menjelaskan Teori bentuk penyajian, teori fungsi, teorimusik, teori instrument musik, dan teori upacara kematian sayurmatua. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Sampel dalam penelitian ini adalah seniman–seniman serta pihak yang mendukung upacara kematian sayurmatua. Pengumpulan data ini dilakukan dengan metode observasi atau pengamatan, wawancara, dokumentasi dan kerja laboratorium. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa bentuk penyajian upacara kematian SayurMatua dilaksanakan selama dua hari yaitu pada hari pertama adalah acara Mandigguri yang dilakukan pada malam hari terdapat Sembilan gual yang dibunyikan tetapi ada satu gual yang dimainkan dua kali yaitu gual sayur matua jadi ada delapan jenis gual yang dimainkan di acara mandingguri. Pada hari kedua adalah acara mangiligi yang dilakukan pada siang hari terdapat tiga gual yang dimainkan untuk mengiringi acara mangiligi yaitu gual sayur matua, gual haro-haro dan gual sabung-sabungan dihur. Terdapat Sembilan fungsi gonrang sipitu-pitu pada upacara kematian sayur matua, yaitu fungsi pengungkapan emosional, penghayatan etetis, hiburan, komunikasi, simbolis, reaksi jasmani, pengesahan lembaga sosial, kesinambungan budaya, peneguh ritus keagamaan dan ikatan sosial. Kegunaan instrument music gonrang sipitu-pitu pada upacara kematian sayurmatua yaitu gonrang yang terdiri dari pangindungi, panirang dan paninting sebagai pemegang tempo, sarunei sebagai pembawa melodi, ogung baggal dan ogung etek sebagai penanda mula dan akhiran gual dan mongmongan baggal dan mongmongan etek sebagai pengantar jarak antara ogung dan gonrang.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Contributors:
ContributionNameNIP
Thesis advisorSiburian, Esra P.T196704062001122001
Call Number: SK-2016 MSK 024
Keywords: Gonrang sipitu-pitu; SayurMatua; Simalungun
Subjects: M Music and Books on Music > M Music
M Music and Books on Music > MT Instruction and study
Divisions: Fakultas Bahasa dan Seni > Pendidikan Seni Musik
Depositing User: Mr Maknun
Date Deposited: 25 Apr 2016 04:32
URI: http://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/1994

Actions (login required)

View Item View Item