MODEL PEMBANGUNAN MASYARAKAT MULTIKULTURAL MELALUI REKONSEPTUALISASI INTEGRASI DAN REKONSTRUKSI IDENTITAS BANGSA (KAJIAN NATURALISTIK TERHADAP TOKOH ETNIS TIONGHOA DI KOTA MEDAN)

Setiawan, Deny and Sihite, Onggal and Melianti, Yusna and Siagian, Liber (2011) MODEL PEMBANGUNAN MASYARAKAT MULTIKULTURAL MELALUI REKONSEPTUALISASI INTEGRASI DAN REKONSTRUKSI IDENTITAS BANGSA (KAJIAN NATURALISTIK TERHADAP TOKOH ETNIS TIONGHOA DI KOTA MEDAN). Research Report. FIS UNIMED, Medan.

[img]
Preview
Text
Fulltext.pdf - Published Version

Download (13MB) | Preview

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran secara faktual mengenai perspektif pemikiran para tokoh etnis Tionghoa berkenaan dengan: (1) rekonseptualisasi integrasi pasca-reformasi di Kota Medan; (2) rekonstruksi identitas bangsa di era globalisasi; dan (3) gagasan para tokoh dalam memproyeksikan pembangunan masyarakat multikultural di Kota Medan. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Observasi dilakukan dalam situasi yang alami, wawancara dilakukan secara purposive, dan studi dokumentasi dilakukan terhadap sumber-sumber primer maupun sekunder. Temuan pnelitian menunjukkan (1) perspektif pemikiran para tokoh etnis Tionghoa dalam merekonseptualisasikan integrasi mengarah kepada pilihan "integrated-pluralism" sebagai suatu kebijakan yang dipandang lebih sesuai dalam membangun integrasi pasca-reformasi di Kota Medan, (2) sinergi gagasan dari para tokoh etnis Tionghoa mengenai rekonstruksi identitas bangsa menghasilkan suatu formulasi identitas bangsa yang lebih pas bagi Indonesia di era globalisasi, yakni identitas hibrid: "Indonesia yang terus menjadi". Formulasi ini menggambarkan suatu identitas yang fluid dan dinamis mengarah kepada identitas kebangsaan yang non-ras, tidak rigid dan tidak statis terhadap perubahan, perkembangan dan kebutuhan zaman; dan (3) Integrated-pluralism dan identitas hibrid yang diusulkan para tokoh etnis Tionghoa memberikan kontribusi yang kondusif terhadap pembangunan masyarakat multikultural di kota Medan pasca-reformasi, utamanya dalam membangun model "Multikulturalisme Bhineka Tunggal Ika" dengan prinsip social and political ideal of togetherness in difference.

Item Type: Monograph (Research Report)
Call Number: 305.896 105 9 Set m
Keywords: Integrasi; Identitas; Multikulturalisme; Etnis Tionghoa
Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > GN Anthropology > GN301 Ethnology. Social and cultural anthropology
G Geography. Anthropology. Recreation > GN Anthropology > GN537 Ethnic groups and races
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial
Depositing User: Mrs Harly Christy Siagian
Date Deposited: 21 Sep 2016 19:17
URI: http://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/19795

Actions (login required)

View Item View Item