PEMBUATAN POLIURETAN DENGAN BAHAN BAKU MINYAK JARAK TERALKOHOSIS SEBAGAI ALTERNATIF BAHAN PEREKAT

Sutiani, Ani and Dibyantini, Ratu Evina and Sitorus, Marham (2008) PEMBUATAN POLIURETAN DENGAN BAHAN BAKU MINYAK JARAK TERALKOHOSIS SEBAGAI ALTERNATIF BAHAN PEREKAT. Research Report. FMIPA Unimed, Medan.

[img]
Preview
Text
Fulltext.pdf - Published Version

Download (1MB) | Preview

Abstract

Telah dilakukan proses pembuatan poliuretan dengan bahan dasar berupa campuran minyak jarak (Castor Oil) teralkoholisis dan Polietilen Glikol (PEG) dengan Senyawa diisosianat (Senyawa yang digunakan adalah 4,4-diphenylmethane diisocyanate /MDI). Minyak jarak yang digunakan ditentukan terlebih dahulu kualitasnya kemudian dialkoholisis menggunakan etanol dengan katalis asam yang bervariasi (5-15%). Perbandingan minyak jarak dengan etanol dibuat bervariasi 1:1 sampai 1:10). Reaksi polimerisasi pembentukan Poliuretan dilakukan dengan cara mereaksikan PEG, MDI dan minyak jarak teralkoholisis pada kondisi bebas udara (dialiri gas nitrogen beberapa menit) selama waktu tertentu dan pada suhu kamar. Hasil polimerisasi Poliuretan kemudian dikarakterisasi meliputi kuat tarik, dan perpanjangan. Hasil analisa menunjukkan minyak jarak yang digunakan memiliki Mangan hidroksida sebesar 163,13 mg/g, sedangkan minyak jarak jarak yang telah dialkoholisis memliki Mangan hidroksida tertinggi sebesar 436,64 rngig pada proses alkoholisis dengan perbandingan 1:10 dengan katalis 15%, Proses polimerisasi ini diiakukan pada temperatur kamar selama 60 menit. Karakterisasi Poliuretan yang dilakukan meliputi uji kuat tarik dan perpanjangan, Hasil penelitian menunjukkan setnakin tinggi kadar katalis asam yang digunakan dengan perbandingan minyak jarak dan etanol yang sama, maka kekuatan tank akan semakin tinggi, sedangkan perpanjangan semakin rendah, Hal ini sejalan dengan poliuretan yang dihasilkan dengan jumlah katalis yang sama, tetapi jumlah etanol dalam alkoholisisnya berbeda, yang memperlihatkan bahwa penambahan kadar etanol dalam reaksi alkoholisis akan menyebabkan kekuatan tank semakin meningkat dan perpanjangan semakin menurun. Data yang dihasilkan menunjukkan bahwa kekuatan tank maksimum adalah 7,9167 kgf/cm2 dan perpanjangannya 73%, yang diperoleh pada pembentukan poliuretan dengan bahan dasar dari minyak jarak teralkoholisis dengan perbandingan minyak jarak dengan alkohol 1 : 10, dan katalis asam sulfat sebanyak 15%.

Item Type: Monograph (Research Report)
Call Number: 581.1 Sut p
Keywords: Poliuretan; Minyak jarak; Polimerisasi; Teralkoholis
Subjects: Q Science > QD Chemistry > QD241 Organic chemistry
Divisions: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Kimia
Depositing User: Mrs Harly Christy Siagian
Date Deposited: 21 Sep 2016 19:17
URI: http://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/19741

Actions (login required)

View Item View Item