ADAT PERKAWINAN ETNIS NIAS DI KELURAHAN MEDAN TENGGARA VII KECAMATAN MEDAN DENAI KOTA MEDAN (SUATU STUDI TENTANG PERGESERAN BÖWÖ MENJADI GOGOILA)

Sarumaha, Noni Alfanita (2016) ADAT PERKAWINAN ETNIS NIAS DI KELURAHAN MEDAN TENGGARA VII KECAMATAN MEDAN DENAI KOTA MEDAN (SUATU STUDI TENTANG PERGESERAN BÖWÖ MENJADI GOGOILA). Undergraduate thesis, UNIMED.

[img]
Preview
Text
1. NIM 3123122043 COVER.pdf - Published Version

Download (54kB) | Preview
[img]
Preview
Text
2. NIM 3123122043 APPROVAL SHEET.pdf - Published Version

Download (421kB) | Preview
[img]
Preview
Text
3. NIM 3123122043 ABSTRACT.pdf - Published Version

Download (344kB) | Preview
[img]
Preview
Text
4. NIM 3123122043 PREFACE.pdf - Published Version

Download (281kB) | Preview
[img]
Preview
Text
5. NIM 3121122043 TABLE OF CONTENT.pdf - Published Version

Download (212kB) | Preview
[img]
Preview
Text
6. NIM 3123122043 TABLE OF PICTURE.pdf - Published Version

Download (137kB) | Preview
[img]
Preview
Text
7. NIM 3123122043 CHAPTER I.pdf - Published Version

Download (385kB) | Preview
[img]
Preview
Text
11. NIM 3123122043 CHAPTER V.pdf - Published Version

Download (235kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses penetapan pemberian böwö dahulu padama syarakat Nias, untuk mengetahui terjadinya pergeseran böwö ke gogoila, dan untuk mengetahui proses pernikahan pada masyarakat Nias di KelurahanMenteng VII, Kecamatan Medan Denai, Medan. Metodeyang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif. Data diperoleh melalui penelitian lapangan (field research) dalam bentuk observasi non partisipasi (non partisipan observer) dengan teknik observasi, wawancara (interview) dan dokumentasi untuk menambah data yang relevan. Informan ditentukan dengan purposive sampling. Adapun yang menjadi informan dalam penelitan ini adalah tiga penatua suku Nias, satu pengamat kebudayaan suku Nias dan enam keluarga suku Nias yang sudah menikah di kota Medan. Berdasarkan penelitian yang telahdilakukan, penulis memperoleh hasil penelitian sebagai berikut: (1) Böwöbawangawalu (jujuran dalam perkawinan) adalah suatu tuntutan dan syarat ketika ingin melangsungkan pernikahan pada masyarakat Nias, dahulu perkawinan terlaksana bagi orang yang sama bosinya atau stratanya, sehingga nilai böwö yang dulu tinggi tidak menjadi masalah atau persoalan karena pihaklaki-laki merupakan orang yang berkeadaan. Nilai böwö sendiri terdiri dari uang, babi, emas, danberas. (2) Seiring dengan perkembangan zaman böwö semakin sulituntuk dipenuhi ini dikarenakan penghasilan masyarakat Nias masih minim, disisi lain nilai böwö ini menjadi hambatan untuk menyunting wanita pilihannya. Maka saat in iistilah böwö bergeser menjadi gogoila: ketentuan, dimana sistem gogoila ini ditempuh dengan cara musyawarah antara kedua belah pihak yang didasarkan dengan kemampuan kesanggupan keluarga mempelai laki-laki (3). Proses pelaksanaan terdiri dari empat tahap yaitu: Tahap meminang, yang terdiri dari upacara mengantar emas pertunangan (mamebola) dan upacara pengembalian kantong tikar (famuli mbola), Tahap penentuan hari pernikahan (fagötö mbongi) yang di dalamnya juga dibicarakan besaran mas kawin, Tahap upacaranikah(fangowalu) dan Tahap Upacara menjenguk orang tua (famuli nukha). Kesimpulanmenunjukkanbahwa“böwö ba wangowalu” (jujuran dalam perkawinan) adalah salah satu istiadat suku Nias dalam menjalankan pekawinan dimana nilai dari böwö itu sendiri nilainya sangat tinggi sehingga memberatkan bagi lelaki Nias dalam melaksanakan perkwaninan, pada masa sekarang böwö sendiri telah direduksi maknanya menjadi gogoila (ketentuan) seperti musyawarah sesuai kemampuan pihak dari laki-laki, sehingga pemuda Nias tidak lagi merasa terbebani dengan böwö (jujuran) ketika ingin menikahi wanita Nias.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Contributors:
ContributionNameNIP
Thesis advisorNurjannah, 197104302005012001
Call Number: SK-2016 ANTRO 065
Keywords: Bowo; Gogoila; Masyarakat Nias; Pernikahan
Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > GN Anthropology > GN357 Culture and cultural processes
G Geography. Anthropology. Recreation > GN Anthropology > GN537 Ethnic groups and races
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial > Pendidikan Antropologi
Depositing User: Mr Maknun
Date Deposited: 21 Sep 2016 07:37
URI: http://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/19698

Actions (login required)

View Item View Item