PEMANFAATAN LIMBAH STYROFOAMDALAM PEMBUATAN BATAFOAM.

Andriarsih, Yudhistia (2014) PEMANFAATAN LIMBAH STYROFOAMDALAM PEMBUATAN BATAFOAM. Diploma thesis, UNIMED.

[img]
Preview
Text
1. COVER.pdf - Published Version

Download (53kB) | Preview
[img]
Preview
Text
2. LEMBAR PENGESAHAN.pdf - Published Version

Download (336kB) | Preview
[img]
Preview
Text
3. ABSTRAK.pdf - Published Version

Download (56kB) | Preview
[img]
Preview
Text
4. KATA PENGANTAR.pdf - Published Version

Download (97kB) | Preview
[img]
Preview
Text
5. DAFTAR ISI.pdf - Published Version

Download (210kB) | Preview
[img]
Preview
Text
6. DAFTAR TABEL.pdf - Published Version

Download (127kB) | Preview
[img]
Preview
Text
7. DAFTAR GAMBAR.pdf - Published Version

Download (127kB) | Preview
[img]
Preview
Text
8. DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (71kB) | Preview
[img]
Preview
Text
9. BAB I.pdf - Published Version

Download (182kB) | Preview

Abstract

Styrofoam yang memiliki nama lain polystrena umumnya berwarna putih bersihbanyak digunakan untuk pembungkus makanan & alat elektronik, styrofoammenyimpan zat benzena dimana larutan tersebut sulit dicerna, jika styrofoam terusdigunakan setiap harinya sebagai pembungkus makanan, zat tersebut akanmenumpuk dan berbalut lemak dimana bisa memicu sel kanker bahkan bisamengakibatkan kematian. Limbah styrofoam sangat berbahaya dan mencemarilingkungan, dimulai dari proses produksi sampai dari sisa pemakaian/konsumsi.Tujuan penelitian dilakukan untuk menganalisis pemanfaatan limbah styrofoamsebagai bahan penutup dinding yang ramah lingkungan, penelitian dimulai dariteknik pembuatan, pengaruh rasio atau variasi masing- masing bahan padapenyerapan air dan kuat tekan, dan persentasi hubungan grafik penyerapn air dankuat tekannya. Melalui hasil penelitian diketahui teknik pembuatan batafoam,dimulai dari penimbangan pencampuran hingga pencetakan, kemudian pengaruhrasio masing – masing bahan sangat mempengaruhi nilai penyerapan air sehinggamengalami penurunan nilai penyerapan air tiap minggunya sedangkan kuat tekannyamengalami kenaikan tiap minggunya sehingga grafik penyerapan air mengalamipenurunan nilai persentasi, berbeda dengan grafik kuat tekan yang mngalamikenaikan nilai persentasi minggunya ( 7,14, dan 21 hari). Dari hasil keseluruhanuntuk variasi campuran batafoam, pada waktu 7 hari dengan kandungan semen 250gram baik digunakan untuk dinding bangunan rumah karena sesuai dengan SNI – 3 –0349 – 1989 pada sampel no.5 dengan variasi styrofoam 20 cm3 volume dan pasir 80cm3 volume, nilai penyerapan air 20,42% dan nilai kuat tekannya 8,27 Mpa denganmutu II. Pada waktu 14 hari dengan kandungan semen 250 gram baik digunakan untukdinding bangunan rumah karena sesuai SNI – 3 – 0349 – 1989 pada sampel no.5dengan variasi styrofoam 20 cm3 volume dan pasir 80 cm3 volume, nilai penyerapan air18,81% dan nilai kuat tekannya 8,36 Mpa dengan mutu II. Pada waktu 21 hari dengankandungan semen 250 gram ideal untuk dipakai untuk dinding bangunan rumahkarena sesuai SNI – 3 – 0349 – 1989 pada sampel no.5 dengan variasi styrofoam 20cm3 volume dan pasir 80 cm3 volume, nilai penyerapan air 16,66% dan nilai kuattekannya 8,50 Mpa dengan mutu II.Kata Kunci : Batafoam, Penyerapan Air,

Item Type: Thesis (Diploma)
Contributors:
ContributionNameNIP
UNSPECIFIEDMulyana, Rachmat19681012 199303 1 005
Call Number: 691.95 AND p
Keywords: Batafoam; Alat dan Bahan; Persiapan Pembuatan; Limbah; Sistem Lingkungan; Kimia Styrotoam
Subjects: T Technology > TH Building construction
Divisions: Fakultas Teknik > D3 Teknik Sipil
Depositing User: Mrs Tessa Simahate
Date Deposited: 02 Sep 2016 04:13
URI: http://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/19107

Actions (login required)

View Item View Item