SEJARAH HUKUM AGRARIA PERIODE KOLONIAL DAN KEMERDEKAAN

Taufiq, Muhammad (1993) SEJARAH HUKUM AGRARIA PERIODE KOLONIAL DAN KEMERDEKAAN. Undergraduate thesis, UNIMED.

[img]
Preview
Text
1. NIM. 3113121051 COVER.pdf - Published Version

Download (34kB) | Preview
[img]
Preview
Text
2. NIM. 3113121051 APPROVAL SHEET.pdf - Published Version

Download (84kB) | Preview
[img]
Preview
Text
3. NIM. 3113121051 ABSTRACT.pdf - Published Version

Download (105kB) | Preview
[img]
Preview
Text
4. NIM. 3113121051 PREFACE.pdf - Published Version

Download (153kB) | Preview
[img]
Preview
Text
5. NIM. 3113121051 TABLE OF CONTENT.pdf - Published Version

Download (107kB) | Preview
[img]
Preview
Text
6. NIM. 3113121051 CHAPTER I.pdf - Published Version

Download (182kB) | Preview
[img]
Preview
Text
10. NIM. 3113121051 CHAPTER V.pdf - Published Version

Download (107kB) | Preview
[img]
Preview
Text
11. NIM. 3113121051 BIBLIOGRAPHY.pdf - Published Version

Download (106kB) | Preview

Abstract

Hukum Agraria merupakan salah satu hukum terpenting di Indonesia. Hukum Agraria di masa kolonial dulu bernama Hukum Tanah dan berubah menjadi Hukum Agraria setelah Indonesia merdeka. Hukum Agraria adalah hukum (aturan) yang mengatur perihal pertanahan baik segala benda yang berada di atas tanah ataupun di bawah tanah.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan memahami bagaimana latar belakang lahirnya Hukum Agraria di masa kolonial, perkembangan Hukum Agraria di masa kemerdekaan serta persamaan dan perbedaan antara Hukum Agraria di masa kolonial dan masa kemerdekaan. Metode penelitian yang digunakan adalah library research (studi pustaka) dengan pendekatan literatur seperti buku-buku dan arsip-arsip yang berhubungan dengan Hukum Agraria. Metode dan pendekatan ini digunakan sebab ruang lingkup penelitian yang berada di periode kolonial dan kemerdekaan.Hasil dari penelitian ini adalah Hukum Agraria sebelum periode kemerdekaan lahir karena adanya desakan dari kaum liberal agar adanya kesempatan bagi pihak swasta untuk membuka peluang bisnis karena selama ini segala sumber daya yang ada di Indonesai diolah dan dikuasai oleh pemerintah, selain itu untuk menyetarakan hak pribumi selaku pemilik tanah yang selama tertindas dengan adanya penerapan culturstelsesl, sehinggan kaum liberal merasa perlu untuk menyusun Hukum Agraria yang dapat digunakan secara menyeluruh. Selama periode kolonial Hukum Agraria memiliki sifat dualisme karena adanya peraturan pertanahan yang bersumber pada hukum adat. Inilah yang menyebabkan setelah merdeka, pemerintah Indonesia menyusun Hukum Agraria nasional atau biasa disebut dengan UUPA (Undang-Undang Pokok Agraria), yang bertujuan agar terdapat Hukum Agraria yang terlepas dari unsur kolonialisme dan sifat dualisme dan yang terpenting hukumnya sesuai dengan kepribadian dan ideologi bangsa Indonesia. Persamaan Hukum Agraria di masa kolonila dan kemerdekaan hanya terletak pada substansi hukumnya, sedangkan tujuan, sumber hukumnya berbeda

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Contributors:
ContributionNameNIP
Thesis advisorLukitaningsih, 19610801 198601 2 01
Call Number: SK-2015 SJRH 016
Keywords: Hukum agraria; periode kolonial; periode kemerdekaan
Subjects: D History General and Old World > D History (General)
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial > Pendidikan Sejarah
Depositing User: Mrs Cecilia Tampubolon
Date Deposited: 02 Sep 2016 04:13
URI: http://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/18489

Actions (login required)

View Item View Item