UPAYA ETNIS TIONGHOA DALAM MELESTARIKAN TRADISI PERAYAAN IMLEK

Arifah, Ferdiana (2014) UPAYA ETNIS TIONGHOA DALAM MELESTARIKAN TRADISI PERAYAAN IMLEK. Undergraduate thesis, UNIMED.

[img]
Preview
Text
1.NIM 3101121209 COVER.pdf - Published Version

Download (60kB) | Preview
[img]
Preview
Text
2.NIM 3101121209 PENGESAHAN.pdf - Published Version

Download (869kB) | Preview
[img]
Preview
Text
3.NIM 3101121209 ABSTRAK.pdf - Published Version

Download (187kB) | Preview
[img]
Preview
Text
4.NIM 3101121209 KATA PENGANTAR.pdf - Published Version

Download (356kB) | Preview
[img]
Preview
Text
5.NIM 3101121209 DAFTAR ISI .pdf - Published Version

Download (224kB) | Preview
[img]
Preview
Text
6.NIM 3101121209 BAB I .pdf - Published Version

Download (400kB) | Preview
[img]
Preview
Text
10.NIM3101121209 BAB V .pdf - Published Version

Download (274kB) | Preview
[img]
Preview
Text
11.NIM 3101121209 DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (125kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk : 1. Untuk mengetahui sejarah kedatangan etnis Tionghoa di Kota Stabat. 2. Untuk mengetahui upaya apa saja yang dilakukan masyarakat Tionghoa di kota Stabat dalam mempertahan tradisinya dalam perayaan imlek. 3. Untuk mengetahui persiapan apa saja yang dilakukan masyarakat Tionghoa dalam penyambutan perayaan imlek. 4. Untuk mengtahui makna dan nilai apa saja yang terkadung dalam pelaksanaan tradisi perayaan imlek. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode field reseacrh dimana peneliti langsung turun kelapangan untuk mengadakan penelitian dan mengambil data yang seperlunya, dengan sumber primer dan sumber sekunder. Serta metode library research, yaitu peneliti melakukan penelusuran buku-buku yang berhubungan dengan topik penelitian. Data yang diperoleh dianalisis dengan metode berpikir ilmiah, yaitu dengan cara menganalisis antara kajian teoritis dengan literatur yang tertuang dalam bab pembahasan untuk mengambil kesimpulan. Hasil penelitian yang diperoleh adalah:. , untuk melestarikan tradisi Imlek ke generasi muda tionghoa biasanya orang tua selalu menyuruhanak-anak mereka untuk berkumpul bersama serta bersembayang memanjarkan doa di kelenteng pada saat hari pelaksanaaan Imlek. Anak-anak disuruh untuk memakai pakaian serba merah sebagai simbol kebahagiaan. Selain itu, biasanya orang tua meminta anak- anaknya berkumpul di rumah orang tuanya, orang tua biasanya meminta anak yangmerantau pulang ke rumah orang tuanya untuk berkumpul dan bersilaturahmi dengan anggota keluarga pada saat Imlek. Mereka kemudian pergi ke vihara untuk berdoa. Kesimpulan dari penelitian ini adalah Dalam mempertahankan tradisi imlek, para petua mengenalkan tradisi apa saja dalam perayaan imlek kepada para pemuda tionghoa. Selain itu para petua juga, melibatkan para pemuda untuk memeriahkan perayaan imlek setiap tahunnya, seperti menyuruh para pemuda untuk keliling kota dengan membawa lilin. Tradisi adat dan kebudayaan tahun baru Imlek di Indonesia tidak jauh berbeda dengan di China,hanya beberapa saja tradisi dan kebudayaan di Indonesia dengan China.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK
Thesis advisorTanjung, Yushar196011121986011001
Call Number: 305.857 8 Ari u
Keywords: Agama; Tradisi Imlek; Penghormatan Leluhur; Kegiatan; Pelestarian
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BJ Ethics
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial > Pendidikan Sejarah
Depositing User: Mrs Cecilia Tampubolon
Date Deposited: 02 Sep 2016 04:13
URI: http://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/18319

Actions (login required)

View Item View Item