MIGRASI MASYARAKAT BANJAR KE DESA SUNGAI ULAR KECAMATAN SECANGGANG KABUPATEN LANGKAT DARI TAHUN 1918-2012 (TINJAUAN HISTORIS)

Santi, Yusfa (2014) MIGRASI MASYARAKAT BANJAR KE DESA SUNGAI ULAR KECAMATAN SECANGGANG KABUPATEN LANGKAT DARI TAHUN 1918-2012 (TINJAUAN HISTORIS). Undergraduate thesis, UNIMED.

[img]
Preview
Text
NIM. 3102121013-COVER.pdf - Published Version

Download (120kB) | Preview
[img]
Preview
Text
NIM. 3102121013-LEMBAR PENGESAHAN.pdf - Published Version

Download (240kB) | Preview
[img]
Preview
Text
NIM. 3102121013-ABSTRAK.pdf - Published Version

Download (261kB) | Preview
[img]
Preview
Text
NIM. 3102121013-KATA PENGANTAR.pdf - Published Version

Download (320kB) | Preview
[img]
Preview
Text
NIM. 3102121013-DAFTAR ISI.pdf - Published Version

Download (336kB) | Preview
[img]
Preview
Text
NIM. 3102121013-BAB I.pdf - Published Version

Download (279kB) | Preview
[img]
Preview
Text
NIM. 3102121013-BAB V.pdf - Published Version

Download (189kB) | Preview
[img]
Preview
Text
NIM. 3102121013-DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (139kB) | Preview

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah: Apakah Migrasi Masyarakat Banjar dari Kalimantan Selatan terjadi secara alami atau hanya ingin ke daerah Secanggang atau apakah karena di dorong oleh faktor-faktor tertentu yang datangnya dari lingkungan Etnis Banjar itu sendiri.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui latar belakang yang mempengaruhi terjadinya migrasi masyarakat Banjar ke Desa Sungai Ular, untuk mengetahui bagaimana proses migrasi masyarakat Banjar ke Desa Sungai Ular, untuk mengetahui perkembangan masyarakat Banjar di Desa Sungai Ular, dan untuk mengetahui bagaimana eksistensi masyarakat Banjar dalam mempertahankan diri diperantauan/ di Desa Sungai Ular, Kec. Secanggang, Kab. Langkat.Dari beberapa referensi, bahwa perpindahan orang Banjar secara besar-besaran ke Sumatera terkait terjadinya perang Banjar di Kalua yang dimulai tahun 1859 dan perang di Alai tahun 1898. Dengan semboyan “Waja Sampai Ka Putting, Haram Amun Manyarah”yang artinya “Kuat seperti baja dari pangkal sampai ujung haram jika menyerah”,orang-orang Banjar tidak rela dijajah Walanda (Belanda) di negerinya sendiri, tidak rela diperlakukan penjajah dengan sewenang-wenang. Kondisi dan prinsip ini mengakibatkan banyak orang Banjar bermigrasi ke Sumatera dan Malaysia.Diperkirakan pasca perang di Kalua merupakan awal Urang Banjar menetap di Sumatera Utara. Sungguhpun sebelum masa tersebut konon sudah ada orang-orang Banjar bermukim di pantai-pantai Sumatera Utara, mengingat bahwa orang Banjar adalah orang-orang yang memiliki kemampuan mengarungi Samudera dan lautan luas dengan menggunakan perahu layar. Banjar yang bermukim di Sumatera Utara saat ini diperkirakan adalah generasi ke-3 dan ke-4 dari awal kedatangnnya.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Contributors:
ContributionNameNIP
Thesis advisorTanjung, Samsidar195906261986012002
Call Number: 909.83 San m
Keywords: migrasi; adaptasi; masyarakat Banjar; sejarah Banjar; Sungai Ular
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BP Islam. Bahai Faith. Theosophy, etc. > BP1 Islam > BP50 History
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial > Pendidikan Sejarah
Depositing User: Mr Renaldi Syafaruddin Akbar
Date Deposited: 02 Sep 2016 04:13
URI: http://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/18012

Actions (login required)

View Item View Item