PERLAWANAN RAKYAT TERHADAP PELAKSANAAN KERJA RODI DI TAPANULI 1930-1939

Situmorang, Robintang Helena (2013) PERLAWANAN RAKYAT TERHADAP PELAKSANAAN KERJA RODI DI TAPANULI 1930-1939. Undergraduate thesis, UNIMED.

[img]
Preview
Text
NIM 309121066 COVER.pdf - Published Version

Download (152kB) | Preview
[img]
Preview
Text
NIM 309121066 LEMBAR PENGESAHAN.pdf - Published Version

Download (293kB) | Preview
[img]
Preview
Text
NIM 309121066 ABSTRAK.pdf - Published Version

Download (50kB) | Preview
[img]
Preview
Text
NIM 309121066 KATA PENGANTAR.pdf - Published Version

Download (280kB) | Preview
[img]
Preview
Text
NIM 309121066 DAFTAR ISI.pdf - Published Version

Download (167kB) | Preview
[img]
Preview
Text
NIM 309121066 DAFTAR TULISAN KORAN.pdf - Published Version

Download (47kB) | Preview
[img]
Preview
Text
NIM 309121066 BAB I.pdf - Published Version

Download (390kB) | Preview
[img]
Preview
Text
NIM 309121066 BAB V.pdf - Published Version

Download (212kB) | Preview
[img]
Preview
Text
NIM 309121066 DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (212kB) | Preview

Abstract

Kerja rodi memiliki arti kerja tanpa upah, tanpa istirahat, kerja rodi ini timbul karena kekuasaan Belanda yang merampas semua hak atas rakyat Tapanuli serta banyaknya ancaman-ancaman yang dilakukan Belanda untuk memaksa rakyat Tapanuli mengerjakan kerja rodi. Kerja rodi di Tapanuli ini diperlukan baik untuk memperbesar surplus dengan perluasan infrastruktur-pemukiman dan pengolahan tanah serta pmbangunan jaringan, lalu lintas dan irigasi-dan untuk membiayai anggaran aparatur pemerintah yang diperlukan untuk meneruskan dan menggalakan eksploitasi kolonial, bahwasanya tenaga kerja demikian ini dibayar murah bahkan tidak dibayar, berakibat bahwa jasa rakyat dapat digunakan dengan besar-besaran dan semau-maunya sehingga didalam laporan tetap mendapat tempat, kalaupun diberi, sedikit saja. demi membangun sebuah benteng dan jalan raya, tanpa membantah apa yang telah diperintahkan oleh tentara Belanda, dan menuruti apa yang diperintahkannya. Daendels terkenal dengan kekejamannya dan telah mengadakan rodi dan memaksa rakyat menanam kopi yaitu hasil satu-satunya yang amat laris di Eropah, karena paksaan ini menyebabkan rakyat tak sempat lagi menanam yang perlu baginya, hingga sampai mati kelaparan. Untuk memperoleh data yang dibutuhkan maka peneliti menggunakan metode library Research. Dimana penulis memperoleh sumber berdasarkan dari buku-buku yang relevan berhubungan dengan judul yang diatas serta diperoleh dari koran-koran yang saling berhubungan dengan perlawanan rakyat atas pelaksanaan kerja rodi di tapanuli 1930-1939.Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah dimana rakyat Tapanuli sangat merasakan nasib yang begitu malang, dimana mereka diperlakukan seperti layaknya binatang, mereka dipaksa kerja dengan berjam-jam tanpa adanya diberi upah sesen pun dari penguasa. Banyak yang kehilangan nyawa diakibatkan kejamnya masa pemerintahan Daendels. Selain mereka dipaksa kerja, hak atas milik mereka juga diambil dengan semena-mena oleh penjajah. Melihat apa yang dirasakan masyarakat Tapanuli, seorang aktivis tergerak hatinya yaitu Tuan Manullang, begitu banyak cara yang dilakukan Manullang untuk melepaskan masyarakat dari pelaksanaan kerja rodi tersebut walaupun harus mengorbankan dirinya termasuk ditahan dalam sel akibat membeberkan kepada media sosial tentang bagaimana kejamnya sistem pemerintahan saat itu selain nama tuan Manullang masih banyak lagi nama yang mendukung perlawanan pelaksanaan kerja Rodi.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Contributors:
ContributionNameNIP
Thesis advisorAzhari, Ichwan196101161985031003
Call Number: 959.803 Sit p
Keywords: perlawanan; kerja rodi; masyarakat; media pers; Tapanuli
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BP Islam. Bahai Faith. Theosophy, etc. > BP1 Islam > BP50 History
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial > Pendidikan Sejarah
Depositing User: Mr Renaldi Syafaruddin Akbar
Date Deposited: 02 Sep 2016 04:13
URI: http://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/18008

Actions (login required)

View Item View Item