PENGELOLAAN IRIGASI PERTANIAN PADI SAWAH DI DESA SIRAJA HUTAGALUNG KECAMATAN SIATAS BARITA KABUPATEN TAPANULI UTARA

Sihombing, Frederick M.G. (2013) PENGELOLAAN IRIGASI PERTANIAN PADI SAWAH DI DESA SIRAJA HUTAGALUNG KECAMATAN SIATAS BARITA KABUPATEN TAPANULI UTARA. Undergraduate thesis, UNIMED.

[img]
Preview
Text
309131024 Cover.pdf - Published Version

Download (171kB) | Preview
[img]
Preview
Text
309131024 Lembar Pengesahan.pdf - Published Version

Download (420kB) | Preview
[img]
Preview
Text
309131024 Abstrak.pdf - Published Version

Download (53kB) | Preview
[img]
Preview
Text
309131024 Kata Pengantar.pdf - Published Version

Download (86kB) | Preview
[img]
Preview
Text
309131024 Daftar Isi.pdf - Published Version

Download (92kB) | Preview
[img]
Preview
Text
309131024 Daftar Tabel.pdf - Published Version

Download (52kB) | Preview
[img]
Preview
Text
309131024 Daftar Gambar.pdf - Published Version

Download (52kB) | Preview
[img]
Preview
Text
309131024 Daftar Lampiran.pdf - Published Version

Download (51kB) | Preview
[img]
Preview
Text
309131024 Bab I.pdf - Published Version

Download (298kB) | Preview
[img]
Preview
Text
309131024 Bab VI.pdf - Published Version

Download (94kB) | Preview
[img]
Preview
Text
309131024 Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (94kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi jaringan irigasi danpengelolaan irigasi padi sawah di Desa Siraja Hutagalung yang meliputipengadaan, pengaliran, dan pembagian air irigasi. Penelitian ini dilakukan di Desa Siraja Hutagalung, 2013. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh lahan pertanian padi sawah yang memiliki irigasi diyaitu seluas 126 ha dan sampel menggunakan total sampling dimana 93 kkpetani di Desa Siraja Hutagalung dijadikan sebagai sumber data. Teknikpengumpulan data dilakukan dengan komunikasi langsung dan observasilangsung. Dianalisis dengan menggunakan teknik deskriptif kualitatif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi jaringan irigasiDesa SirajaHutagalung yang meliputi beberapa komponen mulai dari bangunan utama,bangunan pembawa, bangunan bagi dan sadap, bangunan pengatur dan pengukursampai bangunan drainase, dimana kondisi fisik jaringan irigasi pada daerah inimasih tergolong klasifikasi Sedang dengan indikator tingkat fungsi pelayanan jaringan irigasi sebesar 65 %.Dimana kekurangan terdapat pada bangunan pembawa yaitu saluran primer dan sekunder yang masih belum permanensehingga menyebabkan pengaliran air kurang maksimal dan bangunan pengukuryang belum tersedia sehingga debit air tidak dapat diketahui secara langsung.Pengelolaan irigasi meliputi pengadaankurang tersedia dengan nilai presentase61,29 %., pengalirankurang lancarnya dengan nilai presentase 65,59 %, danpembagian air irigasi masih kurang baik dengan nilai presentase 73,12 %., hal inidisebabkan karena kurangnya partisipasi masyarakat dalam merawat saluranirigasi sehingga banyak terdapat sampah yang menyumbat di saluran irigasi dankinerja organisasi pemakai air irigasi didalam mengelolah irigasi dimana masihterdapat kondisi saluran irigasi yang masih belum di beton sehingga sering terjadiperpecahan air.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Contributors:
ContributionNameNIP
Thesis advisorPinem, Kamarlin195505041983031005
Call Number: 631.709 598 Sih p
Keywords: Air; Irigasi; Jaringan Irigasi; Bangunan Irigasi; Bangunan Drainase
Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > G Geography (General)
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial > Pendidikan Geografi
Depositing User: Mr Renaldi Syafaruddin Akbar
Date Deposited: 02 Sep 2016 04:13
URI: http://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/17818

Actions (login required)

View Item View Item