PERSEPSI MASYARAKAT KARO TENTANG UPACARA MESAI NINI DI KAMPUNG KEMIRI KOTA BINJAI, SUATU KAJIAN ANTROPOLOGI RELIGI

Sitepu, Desi Amanda Br. (2013) PERSEPSI MASYARAKAT KARO TENTANG UPACARA MESAI NINI DI KAMPUNG KEMIRI KOTA BINJAI, SUATU KAJIAN ANTROPOLOGI RELIGI. Undergraduate thesis, UNIMED.

[img]
Preview
Text
308322012 Cover.pdf - Published Version

Download (141kB) | Preview
[img]
Preview
Text
308322012 Lembar Pengesahan.pdf - Published Version

Download (249kB) | Preview
[img]
Preview
Text
308322012 Abstrak.pdf - Published Version

Download (49kB) | Preview
[img]
Preview
Text
308322012 Kata Pengantar.pdf - Published Version

Download (184kB) | Preview
[img]
Preview
Text
308322012 Daftar Isi.pdf - Published Version

Download (173kB) | Preview
[img]
Preview
Text
308322012 Daftar Tabel.pdf - Published Version

Download (46kB) | Preview
[img]
Preview
Text
308322012 Bab I.pdf - Published Version

Download (299kB) | Preview
[img]
Preview
Text
308322012 Bab V.pdf - Published Version

Download (216kB) | Preview
[img]
Preview
Text
308322012 Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (176kB) | Preview

Abstract

Tujuan penelitianini adalah untuk mengetahui makna upacara mesai nini, pengaruh upacara mesai nini terhadap kehidupan social masyarakat karo, dampak yang akan didapatkan masyarakat karo apabila tidak melaksanakan upacara mesai nini dan persepsi masyarakat karotentang Upacara Mesai Nini di Kampung Kemiri Kota Binjai suatu kajian antropologi religi.Penelitian ini menggunakan metode penelitian Kualitatif Deskriptif. Metode Deskriptif merupakan suatu cara untuk memecahkan permasalahan yang menjadi tujuan dalam penelitian dengan cara mendeskripsikan dan menggambarkan keadaan subjek atau objek penelitian berdasarkan fakta-fakta yang ditemukan di lokasi penelitian.Dari hasil penelitian dapat dikatakan bahwa persepsi masyarakat karo yang berada di kampung kemiri terhadap upacara mesai nini keseluruhan berpersepsi positif yang menyatakan bahwa upacara mesai nini merupakan upacara yang sacral dan harus tetap dilakukan untuk melestarikan serta mempertahankan kebudayaan yang dimiliki masyarakat karo, sebab upacara-upacara ritual yang ada di masyarakat karo merupakan warisan dari nenek moyang atau leluhur masyarakat karo. Maka dari itu, harus tetap di jaga dan dilestarikan.Dapat disimpulkan bahwa persepsi masyarakat karo terhadap suatu upacara atau ritual yang berhubungan dengan hal-hal gaib atau roh-roh leluhur tidak dapat berubah sekalipun bertentangan dengan ajaran agama, masyarakat karo tetap saja melaksanakannya karena masyarakat karo menganggap upacara atau ritual tersebut merupakan symbol dari etnis karo

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Contributors:
ContributionNameNIP
Thesis advisorNurjannah, 195612171980032003
Call Number: 306/484 598 1 Sit p
Keywords: Teori Persepsi; Kebudayaan; Religi; Upacara Bersaji
Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > GN Anthropology
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial > Pendidikan Antropologi
Depositing User: Mr Renaldi Syafaruddin Akbar
Date Deposited: 02 Sep 2016 04:13
URI: http://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/17635

Actions (login required)

View Item View Item