KEHIDUPAN BANGSAWAN KESULTANAN SERDANG SETELAH TAHUN 1946

Wariastuti, Dini (2012) KEHIDUPAN BANGSAWAN KESULTANAN SERDANG SETELAH TAHUN 1946. Undergraduate thesis, UNIMED.

[img]
Preview
Text
308121046 Cover.pdf - Published Version

Download (49kB) | Preview
[img]
Preview
Text
308121046 Lembar Pengesahan.pdf - Published Version

Download (370kB) | Preview
[img]
Preview
Text
308121046 Abstrak.pdf - Published Version

Download (169kB) | Preview
[img]
Preview
Text
308121046 Kata Pengantar.pdf - Published Version

Download (114kB) | Preview
[img]
Preview
Text
308121046 Daftar Isi.pdf - Published Version

Download (195kB) | Preview
[img]
Preview
Text
308121046 Daftar Tabel,Skema,Gambar.pdf - Published Version

Download (197kB) | Preview
[img]
Preview
Text
308121046 Bab I.pdf - Published Version

Download (495kB) | Preview
[img]
Preview
Text
308121046 Bab V.pdf - Published Version

Download (210kB) | Preview
[img]
Preview
Text
308121046 Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (211kB) | Preview

Abstract

Kesultanan Serdang merupakan salah satu Kesultanan Melayu di Sumatera Timur. Ketika meletusnya revolusi sosial di Sumatera Timur pada tahun 1946, Kesultanan Serdang juga menjadi korban. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kehidupan bangsawan Kesultanan Serdang baik dari sisi kehidupan politik, sosial, budaya maupun ekonomi setelah terjadinya peristiwa revolusi sosial 1946. Untuk memperoleh data yang dibutuhkan maka peneliti menggunakan metode Field Research dengan pendekatan deskriptif kualitatif dan teknik yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan studi pustaka.Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah kehidupan bangsawan Serdang, baik dari sisi politik, sosial, budaya dan ekonomi, mengalami perubahan setelah revolusi sosial 1946. Dari segi politik, mereka tidak lagi berkiprah dalam dunia pemerintahan Serdang, melainkan pemerintahan Republik Indonesia. Dalam segi sosial, keberadaan para bangsawan tidaklah disegani seperti pada saat pemerintahan Kesultanan Serdang masih berkuasa. Setelah 1946, para bangsawan memiliki hak dan kewajiban yang sama dengan rakyat lainnya, tidak ada perbedaan antara bangsawan dan rakyat kebanyakan. Dari segi budaya, banyak yang hilang karena disesuaikan dengan perkembangan zaman. Dan dari segi ekonomi sangat jelas terlihat perbedaannya. Perekonomian bangsawan Serdang setelah revolusi sosial 1946 mengalami kemerosotan karena telah banyak hilangnya harta Kesultanan yang menjadi hak dari para bangsawan Serdang yang diakibatkan dari dilancarkannya revolusi sosial.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Contributors:
ContributionNameNIP
Thesis advisorAzhari, Ichwan196101161985031003
Call Number: 950.071 War k
Keywords: Kesultanan Serdang; Masa kolonial; Bangsawan; Politik; Sosial budaya; Ekonomi
Subjects: C Auxiliary Sciences of History > CB History of civilization
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial > Pendidikan Sejarah
Depositing User: Mr Renaldi Syafaruddin Akbar
Date Deposited: 02 Sep 2016 04:13
URI: http://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/17596

Actions (login required)

View Item View Item