ETNIK TIONGHOA DAN PASAR HONGKONG DI TEBING TINGGO KOTA (1974-2012)

Lubis, Ismalia (2012) ETNIK TIONGHOA DAN PASAR HONGKONG DI TEBING TINGGO KOTA (1974-2012). Undergraduate thesis, UNIMED.

[img]
Preview
Text
1. NIM. 308121080 Cover.pdf - Published Version

Download (50kB) | Preview
[img]
Preview
Text
2. NIM. 308121080 Lembar Pengesahan.pdf - Published Version

Download (509kB) | Preview
[img]
Preview
Text
3. NIM. 308121080 Abstrak.pdf - Published Version

Download (183kB) | Preview
[img]
Preview
Text
4. NIM. 308121080 Kata Pengantar.pdf - Published Version

Download (274kB) | Preview
[img]
Preview
Text
5. NIM. 308121080 Daftar Isi.pdf - Published Version

Download (168kB) | Preview
[img]
Preview
Text
6. NIM. 308121080 Bab I.pdf - Published Version

Download (477kB) | Preview
[img]
Preview
Text
7. NIM. 308121080 Bab V.pdf - Published Version

Download (224kB) | Preview
[img]
Preview
Text
8. NIM. 308121080 Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (171kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: Sejarah kedatangan etnikTionghoa, Kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat Tionghoa di Tebing TinggiKota, sejarah perkembangan pasar Hongkong di Tebing Tinggi Kota, fungsi pasar terhadap kehidupan masyarakat, keberadaan pasar Hongkong yang tetap eksis hingga sekarang, dan untuk memperoleh data yang di butuhkan maka peneliti menggunakan metode field Research dengan pendekatan deskriptif kualitatif dan teknik yang digunakan dengan wawancara dan observasi.Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini ialah denganmenggunakan metode Heuristik. Dengan cara mengumpulkan sumber sekunder dansumber primer dalam teknik observasi, wawancara, dan studi pustaka. Sedangkanteknik analisa data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif yaitu teknik analisa data yang menggambarkan atau memaparkan data dalam bentuk kata – kata dengan analisa secara non statistik.Hasil dari penelitian ini dapat diperoleh bahwa kedatangan etnik Tionghoa ke Kota Tebing Tinggi sejak pembukaan perkebunan yang berada di sekitar kota Tebing Tinggi. Kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat Tionghoa pada saat itu ialah dengan menjadi pekerja di perkebunan milik Belanda. Sebagian dari mereka yang tidak ingin menjadi pekerja dan memiliki uang memilih untuk menjadi pedagang maupun petani sayuran. Pasar Hongkong merupakan salah satu pasar tradisional masyarakat Tionghoa di Kota Tebing Tinggi mulai didirikan pada tahun 1974 oleh CV. Karmin Wisama Berjaya yang berasal dari Kota Medan. Pasar Hongkong dahulunya dikenal dengan sebutan pasar Babi, dan berganti nama menjadi pasar Hongkong dikarenakan pasar Hongkong lebih didominasi oleh masyarakat dari etnik Tionghoa. Pasar Hongkong memiliki keunikan tersendiri yang menyebabkan pasar ini dapat bertahan dan ada hingga saat sekarang ini. Eksistensi pasar Hongkong di Tebing Tinggi Kota merupakan bentuk keberadaan Masyarakat Tionghoa yang terdapat di Kota Tebing Tinggi.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Contributors:
ContributionNameNIP
Thesis advisorPonirin, 195809211986011003
Call Number: 950.071 Lub e
Keywords: Pasar tradisional; Pasar modern; Ekonomi; Sosial budaya; Etnik Tionghoa
Subjects: D History General and Old World > D History (General)
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial > Pendidikan Sejarah
Depositing User: Mr Brian Nicolas Rajagukguk
Date Deposited: 02 Sep 2016 04:13
URI: http://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/17487

Actions (login required)

View Item View Item