PERANAN HULA – HULA DALAM PELAKSANAAN PERKAWINAN MENURUT ADAT BATAK TOBA DI DESA LUMBAN PURBA SAITNIHUTA KECAMATAN DOLOKSANGGUL KABUPATEN HUMBANG HASUNDUTAN

Purba, Sartika Salome (2013) PERANAN HULA – HULA DALAM PELAKSANAAN PERKAWINAN MENURUT ADAT BATAK TOBA DI DESA LUMBAN PURBA SAITNIHUTA KECAMATAN DOLOKSANGGUL KABUPATEN HUMBANG HASUNDUTAN. Undergraduate thesis, UNIMED.

[img]
Preview
Text
309111065 COVER.pdf - Published Version

Download (98kB) | Preview
[img]
Preview
Text
309111065 LEMBAR PENGESAHAN.pdf - Published Version

Download (803kB) | Preview
[img]
Preview
Text
309111065 ABSTRAK.pdf - Published Version

Download (246kB) | Preview
[img]
Preview
Text
309111065 KATA PENGANTAR.pdf - Published Version

Download (294kB) | Preview
[img]
Preview
Text
309111065 DAFTAR ISI.pdf - Published Version

Download (457kB) | Preview
[img]
Preview
Text
309111065 BAB I.pdf - Published Version

Download (521kB) | Preview
[img]
Preview
Text
309111065 BAB V.pdf - Published Version

Download (293kB) | Preview
[img]
Preview
Text
309111065 DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (171kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peranan hula – hula dalam pelaksanaan perkawinan menurut adat Batak Toba di Desa Lumban Purba Saitnihuta Kecamatan Doloksanggul Kabupaten Humbang Hasundutan. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif yaitu cara atau metode yang menggambarkan keadaan atau objek penelitian di lapangan yang digunakan untuk memecahkan dan menjawab permasalahan yang dihadapi pada situasi sekarang. Teknik Pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, angket, studi dokumentasi dan wawancara. Penelitian ini dilakukan di Desa Lumban Purba Saitnihuta Kecamatan Doloksanggul Kabupaten Humbang Hasundutan. Jumlah populasi dalam penelitian ini adalah 283 Kepala Keluarga, maka yang menjadi sampel dalam penelitian adalah diambil secara random sampling (acak sederhana) 20% dari jumlah populasi yaitu sebanyak 56 Kepala Keluarga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hula – hula sangat berperan penting dalam pelaksanaan upacara perkawinan menurut adat Batak Toba. Hula – hula adalah salah satu unsur sosial yang memiliki kedudukan tertinggi atau lebih istimewa dalam struktur dalihan na tolu yaitu kelompok masyarakat tempat asal usul ibu yang melahirkan kita dan merupakan kelompok orang – orang yang posisinya sangat dihormati, adanya ungkapan yang mengatakan somba marhula – hula yang berarti hormat kepada pihak hula – hula agar memperoleh keselamatan dan kesejahteraan. Didalam pelaksanaan perkawinan yang ada di masyarakat Batak Toba hula – hula mempunyai kedudukan tertinggi yang merupakan sumber datangnya doa restu, berkah (pasu – pasu). Perkawinan bagi masyarakat Batak Toba adalah Perkawinan mengikat dua belah pihak dalam suatu ikatan kekerabatan yang baru, artinya membentuk satu dalihan na tolu yang baru

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Contributors:
ContributionNameNIP
Thesis advisorSimamora, Buha195010101976031007
Call Number: 392.5 Pur p
Keywords: Hula - hula; Perkawinan; Arti perkawinan; Adat batak toba; Tahap - tahap pelaksanaan perkawinan.
Subjects: H Social Sciences > HM Sociology > HM621 Culture
T Technology > TS Manufactures
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial > Pendidikan Pkn
Depositing User: Mrs Gusti Lisa Utami
Date Deposited: 02 Sep 2016 04:13
URI: http://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/17251

Actions (login required)

View Item View Item