STUDI TENTANG AKTIVITAS BUDIDAYA IKAN KERAMBA DI DESA SILALAHI KECAMATAN SILAHISABUNGAN KABUPATEN DAIRI

Sidabutar, Rina Mayawi (2012) STUDI TENTANG AKTIVITAS BUDIDAYA IKAN KERAMBA DI DESA SILALAHI KECAMATAN SILAHISABUNGAN KABUPATEN DAIRI. Undergraduate thesis, UNIMED.

[img]
Preview
Text
071233320090 COVER.pdf - Published Version

Download (204kB) | Preview
[img]
Preview
Text
071233320090 LEMBAR PENGESAHAN.pdf - Published Version

Download (249kB) | Preview
[img]
Preview
Text
071233320090 Abstrak.pdf - Published Version

Download (92kB) | Preview
[img]
Preview
Text
071233320090 Kata Pengantar.pdf - Published Version

Download (253kB) | Preview
[img]
Preview
Text
071233320090 Daftar Isi.pdf - Published Version

Download (360kB) | Preview
[img]
Preview
Text
071233320090 Bab I.pdf - Published Version

Download (340kB) | Preview
[img]
Preview
Text
071233320090 Bab VI.pdf - Published Version

Download (252kB) | Preview
[img]
Preview
Text
071233320090 Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (171kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1)usaha para petani mengelola keramba ditinjau dari segi modal, benih/bibit ikan dan pemberian pakan (2)tindakan petani dalam pengendalian hama dan penyakit ikan (3)cara petani dalam penanganan pasca panen dilihat dari Produksi/panen dan Pemasaran. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Silalahi Kecamatan Silahisabungan Kabupaten Dairi. Penelitian dilaksanakan pada tahun 2011. Populasi yang diambil seluruh petani keramba yang berjumlah 32 kepala keluarga dan sekaligus sebagai sampel penelitian. Tekhnik pengumpulan data adalah komunikasi tidak langsung. Tekhnik analisis data dengan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1)modal yang banyak digunakan petani keramba sebesar Rp. 10.000.000 sampai 15.000.000 untuk tiap petak keramba. Luas keramba yang dominan adalah 4 x 4 x 2 meter. Ukuran benih yang umumnya digunakan para petani adalah 3 – 4 inci dengan pemberian pakan sebanyak 2 sampai 3 kali dalam sehari. Secara umum pakan yang diberikan berupa pelet dan jenis pakan tambahan berupa jagung. (2)Jenis hama yang mengganggu ikan peliharaan dalam keramba adalah burung pemakan ikan (bangau), sedangkan penyakit yang menyerang terdiri dari virus, bakteri dan jamur. Keseluruhan petani tidak mengetahui cara untuk mengobati ikan yang terkena penyakit, kebanyakan diantara mereka membiarkan ikan mati dan membusuk di dalam keramba. Hanya beberapa petani yang melakukan pengendalian dengan memisahkan ikan yang terkena penyakit ke keramba lain yang khusus untuk ikan yang terkena penyakit. (3)Dalam setiap kali panen petani menghasilkan 2.000 – 3.000 kg ikan untuk setiap petak keramba dengan harga jual ikan nila Rp 16.000/kg dan ikan mas Rp.28.000/kg. Ikan yang telah dipanen dipasarkan melalui agen dan ada juga secara

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK
Thesis advisorAsnidar, 196412251992032002
Call Number: 910.071 Sid s
Subjects: S Agriculture > SB Plant culture > SB599 Pests and diseases
S Agriculture > SK Hunting sports
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial > Pendidikan Geografi
Depositing User: Mrs Gusti Lisa Utami
Date Deposited: 02 Sep 2016 04:13
URI: http://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/17211

Actions (login required)

View Item View Item