SENANDUNG DALAM TRADISI MENGAYUNKAN ANAK PADA MASYARAKAT MELAYU DI KABUPATEN BATUBARA STUDI TERHADAP BENTUK MUSIK DAN FUNGSI

Pinem, Achmad Mieka Husaeini (2013) SENANDUNG DALAM TRADISI MENGAYUNKAN ANAK PADA MASYARAKAT MELAYU DI KABUPATEN BATUBARA STUDI TERHADAP BENTUK MUSIK DAN FUNGSI. Undergraduate thesis, UNIMED.

[img]
Preview
Text
209442001 Judul.pdf - Published Version

Download (132kB) | Preview
[img]
Preview
Text
209442001 Lembar Pengesahan.pdf - Published Version

Download (684kB) | Preview
[img]
Preview
Text
209442001 Abstrak.pdf - Published Version

Download (181kB) | Preview
[img]
Preview
Text
209442001 Kata Pengantar.pdf - Published Version

Download (237kB) | Preview
[img]
Preview
Text
209442001 Daftar Isi.pdf - Published Version

Download (212kB) | Preview
[img]
Preview
Text
209442001 Daftar Gambar.pdf - Published Version

Download (124kB) | Preview
[img]
Preview
Text
209442001 Bab I.pdf - Published Version

Download (478kB) | Preview
[img]
Preview
Text
209442001 Bab V.pdf - Published Version

Download (308kB) | Preview
[img]
Preview
Text
209442001 Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (214kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membahas tentang proses tradisi mengayunkan anak fungsi senandung bentuk musik dan bentuk penyajian senandung dalam tradisi mengayunkan anak pada masyarakat Melayu di kabupaten Batubara Populasi penelitian ini adalah tokoh adat yang berjumlah 2 orang seniman berjumlah 3 orang dan masyarakat yang melaksanakan tradisi mengayunkan anak sebanyak 2 orang sehingga jumlah populasinya adalah 7 orang Sampel yang digunakan sebanyak 7 orang Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif ditafsirkan dan dirumuskan antara data yang satu dengan data yang lain agar data tersebut akurat dan cermat Teknik pengumpulan data meliputi studi kepustakaan observasi wawancara dan dokumentasi Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan maka dapat diketahui susunan acara pada tradisi mengayunkan anak yaitu pembacaan shalawat Al Barzanji Marhaban menabalkan nama anak doa hiburan dan senandung Senandung di Kabupaten Batubara memiliki 1 Fungsi pengungkapan emosional dapat dilihat pada liriknya yang mengungkapkan kesyukuran dan kasih sayang seorang ibu 2 Fungsi hiburan dapat dinikmati melalui liriknya yang berupa pantun serta melodi dan iringan musiknya 3 Fungsi komunikasi dapat dilihat pada peran senandung sebagai media ekspresi kecintaan orang tua terhadap anaknya Senandung memiliki bentuk musik A brid dan pecahan Iyolah Molek memiliki bentuk musik Bentuk penyajian senandung dalam tradisi mengayunkan anak di Kabupaten Batubara yaitu dinyanyikan oleh grup nasyid wanita yang terdiri dari 1 orang penyenandung yang memainkan tambourin dan 3 orang lainnya mamainkan rebana Senandung dinyanyikan secara medley dengan pecahannya Iyolah molek Cenggok cenggok Kayuh mak Ijah kayuh Cak cak umpan Berpisah dan Gelang sipaku gelang Senandung menjadi bagian dalam acara mengayunkan anak yang dilaksanakan pada siang hari di dalam rumah masyarakat yang melaksanakan tradisi mengayunkan anak

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Contributors:
ContributionNameNIP
Thesis advisorWidiastuti, Uyuni197106072005022001
Call Number: 781.7 pin s
Keywords: Musik; Unsur unsur musik; Lagu struktur lagu; Senandung
Subjects: H Social Sciences > HS Societies secret benevolent etc
M Music and Books on Music > M Music
Divisions: Fakultas Bahasa dan Seni > Pendidikan Seni Musik
Depositing User: Mrs Gusti Lisa Utami
Date Deposited: 02 Sep 2016 04:13
URI: http://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/17026

Actions (login required)

View Item View Item