PERANAN NYANYIAN KATONENG-KATONENG DALAM UPACARA KEMATIAN ADAT KARO PADA MASYARAKAT KARO

Sembiring, Nia Nova Saberrina (2013) PERANAN NYANYIAN KATONENG-KATONENG DALAM UPACARA KEMATIAN ADAT KARO PADA MASYARAKAT KARO. Undergraduate thesis, UNIMED.

[img]
Preview
Text
208142120 COVER.pdf - Published Version

Download (252kB) | Preview
[img]
Preview
Text
2081420120 LEMBAR PENGESAHAN.pdf - Published Version

Download (207kB) | Preview
[img]
Preview
Text
208142120 ABSTRAK.pdf - Published Version

Download (126kB) | Preview
[img]
Preview
Text
208142120 KATA PENGANTAR.pdf - Published Version

Download (207kB) | Preview
[img]
Preview
Text
208142120 DAFTAR ISI.pdf - Published Version

Download (336kB) | Preview
[img]
Preview
Text
208142120 BAB I.pdf - Published Version

Download (572kB) | Preview
[img]
Preview
Text
208142120 BAB V.pdf - Published Version

Download (210kB) | Preview
[img]
Preview
Text
208142120 DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (51kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana Peranan Nyanyian Katoneng-Katoneng Dalam Upacara Kematian Adat Karo Pada Masyarakat Karo. Katoneng-katoneng adalah lagu atau nyanyian yang mengandung sebuah pengharapan dan doa untuk keluarga yang meninggal, katoneng-katoneng merupakan lagu atau nyanyian dari tradisi Karo yang sudah tidak terdengar lagi ketenarannya. Sampai saat ini generasi muda sudah tidak mengenal tradisi ini akibat perkembangan zaman, sehingga masyarakat Karo khususnya sudah sedikit demi sedikit meninggalkan budaya tersebut. Hal ini menarik bagi penulis untuk diangkat menjadi topik penelitian.Metode dalam Penelitian ini menggunakan metode deskripsi kualitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah penyanyi katoneng-katoneng, seniman Karo, keluarga yang mengetahui katoneng-katoneng. Pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi, metode wawancara, metode dokumentasi yang dilakukan langsung terhadap objek yang akan diteliti. Adapun hasil penelitian yang menunjukan bahwa lagu atau nyanyian katoneng-katoneng merupakan tradisi masyarakat Karo yang paling tua dan mengandung arti dalam menyampaikan pengharapan. Hampir semua masyarakat khususnya generasi muda tidak mengenal dan tidak mampu menyanyikan katoneng-katoneng. Orang yang sudah berusia 50 tahun keatas masih banyak yang mampu menyanyikan katoneng-katoneng didalam kehidupan mereka sehari-hari. Hal tersebut terjadi karena kurang nya peran orang tua untuk mewariskan lagu atau nyanyian katoneng-katoneng terhadap generasi muda. Lagu atau nyanyian katoneng-katoneng juga memiliki aspek yang menjadi ciri khas sendiri seperti irama, melodi, cara bernyanyi (rengget) dan bentuk syairnya.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Contributors:
ContributionNameNIP
Thesis advisorSihombing, Lamhot Bsani197105262001121003
Call Number: 782.421 62 Sem p
Keywords: Peranan;Nyanyian;Adat;Kematian
Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > GR Folklore
M Music and Books on Music > M Music
Divisions: Fakultas Bahasa dan Seni > Pendidikan Seni Musik
Depositing User: Mrs Gusti Lisa Utami
Date Deposited: 02 Sep 2016 04:13
URI: http://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/16991

Actions (login required)

View Item View Item