PENGARUH HARGA MINYAK INTERNASIONAL (NYMEX), NILAI TUKAR RUPIAH PADA DOLLAR (USD), DAN INFLASI TERHADAP INDEKS HARGA SAHAM SEKTOR PERTAMBANGAN DI BEI PERIODE 2009-2012

Delfi Yudha Frasetia, Delfi Yudha Frasetia (2013) PENGARUH HARGA MINYAK INTERNASIONAL (NYMEX), NILAI TUKAR RUPIAH PADA DOLLAR (USD), DAN INFLASI TERHADAP INDEKS HARGA SAHAM SEKTOR PERTAMBANGAN DI BEI PERIODE 2009-2012. Undergraduate thesis, UNIMED.

[img]
Preview
Text
709210015 COVER.pdf - Published Version

Download (95kB) | Preview
[img]
Preview
Text
709210015 LEMBAR PENGESAHAN.pdf - Published Version

Download (301kB) | Preview
[img]
Preview
Text
709210015 KATA PENGANTAR.pdf - Published Version

Download (234kB) | Preview
[img]
Preview
Text
709210015 DAFTAR ISI.pdf - Published Version

Download (415kB) | Preview
[img]
Preview
Text
709210015 ABSTRAK.pdf - Published Version

Download (321kB) | Preview
[img]
Preview
Text
709210015 BAB I.pdf - Published Version

Download (701kB) | Preview
[img]
Preview
Text
709210015 BAB V.pdf - Published Version

Download (379kB) | Preview
[img]
Preview
Text
709210015 DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (274kB) | Preview

Abstract

Pergerakan naik turunnya harga minyak internasional, nilai tukar, dan inflasi memberikan dampak yang saling berlawanan (Trade off) pada kinerja perusahaan-perusahaan pertambangan yang kemudian berpotensi mempengaruhi Indeks Harga Saham Sektor Pertambangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Harga Minyak Internasional (NYMEX), Nilai Tukar Rupiah Pada Dollar (USD), dan Inflasi terhadap Indeks Harga Saham Sektor Pertambangan yang merupakan sektor yang sangat prospektif dalam perekonomian dan pasar investasi di Indonesia. Data penelitian ini diperoleh dari publikasi Indonesia Stock Exchange (IDX), US Energy Information Administration (EIA), dan Bank Indonesia (BI). Sampel yang digunakan adalah seluruh data bulanan indeks harga saham sektor pertambangan, harga kontrak future minyak light sweet, nilai tukar rupiah pada dollar (USD), dan inflasi pada periode 2009-2012. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis jalur. Dengan analisis jalur Model Trimming (menyingkirkan variabel tidak signifikan inflasi) diperoleh persamaan jalur Y = 0,289X1 + (-0,702)X2 + 0,329ɛ. Berdasarkan uji statistik F menunjukan bahwa ketiga variabel bebas secara simultan mempengaruhi variabel terikat dengan F¬hitung sebesar 121,397 atau lebih besar dari Ftabel 2,82. Sedangkan berdasarkan uji statistik t menunjukan bahwa Harga Minyak Internasional (NYMEX) berpengaruh signifikan terhadap Indeks Harga Saham Sektor Pertambangan dengan thitung 3,417 dan Nilai Tukar Rupiah Pada Dollar (USD) berpengaruh signifikan dengan thitung -8,656 atau keduanya lebih besar dari ttabel 2,01, Inflasi tidak berpengaruh terhadap Indeks Harga Saham Sektor Pertambangan dengan thitung 0,432. Pengaruh langsung variabel Harga Minyak Internasional (NYMEX) dan Nilai Tukar Rupiah Pada Dollar (USD terhadap Indeks Harga Saham Sektor Pertambangan adalah sebesar 8,3% dan 48,9%, Pengaruh tidak langsung variabel Harga Minyak Internasional (NYMEX) dan Nilai Tukar Rupiah Pada Dollar (USD) adalah sebesar 16%. Hasil analisis menunjukan bahwa besarnya kemampuan prediksi dari kedua variabel bebas terhadap variabel terikat adalah 89,2%, yang ditunjukan dari besarnya R Square, sisanya 10,8% dipengaruhi oleh variabel lain diluar model.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Contributors:
ContributionNameNIP
Thesis advisorChalil, Syahrizal196907052005011002
Call Number: 658 Fra p
Keywords: Harga; Minyak ;Internasional; Rupiah; Saham; Sektor ;Pertambangan
Subjects: H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD28 Management. Industrial Management
Divisions: Fakultas Ekonomi > Manajemen
Depositing User: Mrs Yuni Chairani
Date Deposited: 21 Aug 2016 08:21
URI: http://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/13315

Actions (login required)

View Item View Item