STRATEGI KOMUNIKASI BAHASA JEPANG DIKALANGAN MAHASISWA SASTRA JEPANG FAKULTAS ILMU BUDAYA UNIVERSITAS SUMATERA UTARA

Hasibuan, Adriana STRATEGI KOMUNIKASI BAHASA JEPANG DIKALANGAN MAHASISWA SASTRA JEPANG FAKULTAS ILMU BUDAYA UNIVERSITAS SUMATERA UTARA. Jurnal Bahas, XL (90). pp. 91-102. ISSN 085-8515

[img]
Preview
Text
Cover, Full Text.pdf - Published Version

Download (303kB) | Preview

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk mengidentifikasi strategi komunikasi yang digunakan mahasiswa Sastra Jepang melalui analisis bentuk-bentuk linguistik yang menyimpang dari norma atau aturan gramatikal bahasa Jepang yang dibuat mahasiswa Sastra Jepang. Penyimpangan dianggap sebagai fenomena negatif, namun begitu fenomena ini juga boleh dianggap positif sebagai strategi dalam kalangan pembelajar bahasa kedua. Pemindahan unsur bahasa ibu kepada bahasa kedua sewaktu pembelajaran bahasa kedua merupakan fenomena positif sebagai strategi pembelajar.Maksudnya apabila pembelajar tidak mempunyai cukup struktur bahasa antara (interlanguage) dan mengalami kesulitan dalam mengkomunikasikan pemikiran pembelajar dengan pembicara bahasa kedua. Ketidak upayaan pembelajar untuk memahami sistem linguistik bahasa kedua pada peringkat morfologi, sintaksis (gramatikal), leksikal dan secara khusus gagal memahami sosiolinguistik ketika melakukan komunikasi dalam bahasa kedua, dan hal ini menyebabkan pembelajar menggunakan strategi komunikasi. Strategi komunikasi sangat penting diketahui pembelajar bahasa kedua seperti bahasa Jepang. Pembelajar bahasa kedua harus bisa menggunakan strategi komunikasi dengan benar. Ada tujuh tipe strategi komunikasi yang digunakan pembelajar bahasa kedua, yaitu ; 1. Penggunaan bahasa isyarat, 2. Penukaran bahasa, 3.mohon bantuan, 4. Pengelakan pesan (message), 5. Penghindaran topik, 6.Terjemahan literal,dan 7.Pembentukan kata baru.Dari hasil analisis 10 orang mahasiswa ketika berkomunikasi dalam bahasa Jepang dengan 1 orang native speaker (orang Jepang), diperoleh hasil 8 orang (80 %) menggunakan strategi komunikasi terjemahan literal dan alih kode ke bahasa Inggeris dan bahasa Indonesia. 2 Orang (20 %) menggunakan strategi mime yaitu diam dan menmberikan isyarat tersenyum atau menggelengkan kepala.

Item Type: Article
Keywords: Strategi Komunikasi; Penyimpangan; Interlanguage; Bahasa Kedua; Tipe Strategi Komunikasi
Subjects: P Language and Literature > PL Languages and literatures of Eastern Asia, Africa, Oceania
P Language and Literature > PN Literature (General)
Divisions: Fakultas Bahasa dan Seni
Depositing User: Mr Renaldi Syafaruddin Akbar
Date Deposited: 05 Apr 2016 02:32
URI: http://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/1192

Actions (login required)

View Item View Item