ANALISIS PERBEDAAN PENGELOLAAN UNIT BISNIS DI KOTA MEDAN (SUATU PENDEKATAN DENGAN TEORI KEAGENAN)

Ginting, Jihen (2007) ANALISIS PERBEDAAN PENGELOLAAN UNIT BISNIS DI KOTA MEDAN (SUATU PENDEKATAN DENGAN TEORI KEAGENAN). Jurnal PLANS (Penelitian Ilmu Manajemen & Bisnis), 02 (01). pp. 38-44. ISSN 1978-7057

[img]
Preview
Text
Fulltext.pdf - Published Version

Download (422kB) | Preview

Abstract

Teori perusahaan menyatakan bahwa tujuan perusahaan adalah meningkatkan kemakmuran pemegang saham. Teori ini berkembang bersma dengan teori keagenan yang menyatakan terdapat perbedaan kepentingan antara pemilik perusahaan dengan manajer yang bekerja di perusahaan tersebut yang sering disebut sebagai masalah keagenan. Manajer yang sekaligus bertindak sebagai pemilik memiliki kecenderungan untuk lebih fokus pada usaha untuk meningkatkan kemakmuran dirinya sebagai pemegang saham dibandingkan dengan manajer yang murni sebagai professional yang menerima gaji atas yang dia berikan kepada perusahaan. Kebijakan yang sering menjadi focus perhatian di dalam masalah keagenan adalah kebijakan penggunaan hutang sebagai sumber pendanaan, kebijakan operasional yang berkaitan efisiensi biaya, dan kebijakan pemberian kredit bagi pihak lain yang berhubungan dengan perusahaan. Ketiga hal tersebut akan menjadi variable dalam menjawab atau mengetahui apakah terdapat perbedaan pengelolaan perusahaan berdasarkan kepemilikan di dalam perusahaan. Metode penelitian yang digunakan untuk melakukan survey terhadap manajer yang mengelola unit bisnis dikota medan yang telah memiliki umur minimal 5 tahun. Kuesioner disebarkan kepada responden dengan membagi ke dalam dua kategori yaitu manajer yang memiliki porsi kepemilikan dalam perusahaan dan manajer yang tidak memiliki kepemilikan dalam perusahaan. Kuesioner ini dianalisis dengan melakukan uji beda dengan taraf signifikansi 0.05. Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan terdapat perbedaan pengelolaan unit bisnis di Kota Medan. Manajer yang juga merupakan pemilik perusahaan, megelolah perusahaan dengan pola yang berbeda dengan manajer yang tidak memiliki kepemilikan. Berdasarkan penelusuran pada hasil koesionerterdapat kecenderungan manajer yang memiliki porsi kepemilikan dalam perusahaan cenderung lebih menyukai dana pinjaman, lebih efisien dalam pengeluaran perusahaan, serta lebih sulit dalam memberikan kredit bagi pihak lain.

Item Type: Article
Keywords: Keagenan; Kebijakan hutang; Kebijakan operasional
Subjects: H Social Sciences > HG Finance > HG3691 Credit. Debt. Loans
H Social Sciences > HG Finance > HG4001 Finance management. Business finance. Corporation finance
Divisions: Fakultas Ekonomi > Akuntansi
Depositing User: Mrs Harly Christy Siagian
Date Deposited: 28 Feb 2017 03:24
URI: http://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/1182

Actions (login required)

View Item View Item