KAJIAN PEMANFAATAN NANO PARTIKEL EMAS UNTUK MENGURANGI RESIKO PENYAKIT DIABETES

Hayati, Nirmala (2013) KAJIAN PEMANFAATAN NANO PARTIKEL EMAS UNTUK MENGURANGI RESIKO PENYAKIT DIABETES. Undergraduate thesis, UNIMED.

[img]
Preview
Text
082244710007 COVER.pdf - Published Version

Download (176kB) | Preview
[img]
Preview
Text
082244710007 LEMBAR PENGESAHAN.pdf - Published Version

Download (320kB) | Preview
[img]
Preview
Text
082244710007 KATA PENGANTAR.pdf - Published Version

Download (174kB) | Preview
[img]
Preview
Text
082244710007 ABSTRAK.pdf - Published Version

Download (181kB) | Preview
[img]
Preview
Text
082244710007 DAFTAR ISI.pdf - Published Version

Download (212kB) | Preview
[img]
Preview
Text
082244710007 DAFTAR TABEL.pdf - Published Version

Download (170kB) | Preview
[img]
Preview
Text
082244710007 DAFTAR GAMBAR.pdf - Published Version

Download (179kB) | Preview
[img]
Preview
Text
082244710007 DAFTAR LAMPIRAN.pdf - Published Version

Download (170kB) | Preview
[img]
Preview
Text
082244710007 BAB I.pdf - Published Version

Download (299kB) | Preview
[img]
Preview
Text
082244710007 BAB V.pdf - Published Version

Download (171kB) | Preview
[img]
Preview
Text
082244710007 DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (258kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh nanopartikel emas terhadap kadar glukosa darah dan menentukan dosis efektif nanopartikel emas agar mampu menurunkan kadar glukosa darah. Sampel penelitian ini adalah mencit jantan sebanyak 20 ekor yang berumur 2 – 3 bulan dengan berat badan 20 – 30 gram. Desain penelitian menggunakan Metode Rancangan Acak Lengkap. Sampel dibagi menjadi lima kelompok yaitu kelompok 1 kontrol negatif (K-) yang diberi pakan standar saja, kelompok 2kontrol positif (K+) yang disuntik aloksan sebanyak 165 mg/Kg berat badan dan diberi pakan standar, kelompok 3 disuntik aloksan sebanyak 165 mg/Kg berat badan dan diberi nanopartikel emas dosis 1 mg / Kg berat badan serta diberi pakan standar, kelompok 4 disuntik aloksan sebanyak 165 mg/Kg berat badan dan diberi nanopartikel emas dosis 2 mg / Kg berat badan serta diberi pakan standar dan kelompok 5 disuntik aloksan sebanyak 165 mg/Kg berat badan dan diberi nanopartikel emas dosis 2 mg / Kg berat badan serta diberi pakan standar. Penelitian dilakukan selama 25 hari, Hari 1 s/d 3 dilakukan adaptasi dan pada hari ke 4s/d 10 (selama 7 hari) dilakukan pemberian aloksan yang bertujuan agar mencit terkena diabetes. Pada hari ke 11 dilakukanpengecekan kadar glukosa darah mencit menggunakan alat glukometer ET-1. Kadar glukosa darah mencit yang melebihi 150 mg/dL menyatakan mencit telah terkena diabetes. Mulai hari ke 11 s/d 24 (selama 14 hari) kelompok 3,4, dan 5 diberi nanopartikel emas. Pada hari ke 25 dilakukan kembali pengecekan kadar glukosa darah mencit menggunakan alat glukometer ET-1. Hasil pengukuran kadar glukosa dalam darah ( mg/dL ) dianalisis secara statistika menggunakan metode Rancangan Acak Lengap dengan taraf signifikansi α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada α = 0,05 diperoleh harga sig 0,00 sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan signifikan kadar glukosa darah pada semua kelompok eksperimen. Pemberian nanopartikel emas sebanyak 1 mg/kg berat badan s/d 3 mg/g berat badan pada kelompok sampel secara signifikan dapat menurunkan kadar glukosa darah mencit. Dosis efektif usaha penyembuhan penyakit diabetes sebesar 3 mg/kg berat badan. Kata kunci : nanopartikel emas, glukosa darah, aloksan,

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK
Thesis advisorSuharta, 19590912 198903 1 004
Call Number: 546.656 Hay k
Keywords: Emas; Nanopartikel; Diabetes Melitus; Diagnosa; Nanoteknologi
Subjects: L Education > LB Theory and practice of education > LB1025 Teaching (Principles and Practice)
Q Science > QD Chemistry
Divisions: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Kimia
Depositing User: Mrs Elita Sari Sitorus
Date Deposited: 08 Apr 2016 08:34
URI: http://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/10541

Actions (login required)

View Item View Item