PENGARUH PEMBERIAN TEPUNG DAUN BELUNTAS (PLUCHEA INDICA LESS) TERHADAP PENURUNAN KOLESTEROL MENCIT (MUS MUSCULUS L.)

Siringoringo, Herlina (2012) PENGARUH PEMBERIAN TEPUNG DAUN BELUNTAS (PLUCHEA INDICA LESS) TERHADAP PENURUNAN KOLESTEROL MENCIT (MUS MUSCULUS L.). Undergraduate thesis, UNIMED.

[img]
Preview
Text
COVER.pdf - Published Version

Download (11kB) | Preview
[img]
Preview
Text
LEMBAR PENGESAHAN.pdf - Published Version

Download (209kB) | Preview
[img]
Preview
Text
ABSTRAK.pdf - Published Version

Download (166kB) | Preview
[img]
Preview
Text
KATA PENGANTAR.pdf - Published Version

Download (239kB) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR ISI.pdf - Published Version

Download (165kB) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR LAMPIRAN.pdf - Published Version

Download (160kB) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR GAMBAR.pdf - Published Version

Download (158kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I.pdf - Published Version

Download (143kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB V.pdf - Published Version

Download (85kB) | Preview
[img]
Preview
Text
RIWAYAT HIDUP.pdf - Published Version

Download (157kB) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (155kB) | Preview

Abstract

Kolesterol merupakan jenis lemak normal yang ada dalam darah, tetapi kolesterol dalam konsentrasi tinggi dapat menyebabkan terjadinya aterosklerosis yang akhirnya akan berdampak pada penyakit jantung koroner. Beluntas (Pluchea indica Less) mengandung flavonoid, tanin, vitamin C, sehingga memungkinkan penggunaan tanaman tersebut sebagai obat penurun kadar kolesterol. Untuk membuktikan hal tersebut penelitian dilakukan untuk mengetahui apakah tepung daun beluntas memiliki efek menurunkan kadar kolesterol dalam darah mencit. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan rancangan acak lengkap (RAL) non faktorial. Pada percobaan ini digunakan 24 (dua puluh empat) ekor mencit jantan dengan berat badan 20-30 g dan berumur 2 bulan yang dibagi secara acak menjadi empat kelompok. Kelompok pertama merupakan kontrol. Kelompok II (0,9 g/kg BB/hari). Kelompok III (1,8 g/Kg BB/hari), kelompok IV (3,6 g/kg BB/hari). Sebelum melakukan perlakuan mencit diaklimatisasi selama 1 minggu. Sebelum pemberian tepung daun beluntas terlebih dahulu mencit diberikan kuning telur sebanyak 0,3 ml selama 2 minggu, hal ini bertujuan untuk menaikkan kolesterol total mencit. Pemberian tepung daun beluntas dilakukan selama 4 minggu. Setelah empat minggu perlakuan, tikus dibedah, darahnya diambil melalui jantung, lalu diukur kadar kolesterol total. Pengukuran kadar kolesterol dengan metode CHOD-PAP. Data dianalisis dengan anava satu jalur dan dilanjutkan dengan uji BNT. Hasil rata-rata penurunan kolesterol mencit pada kelompok kontrol; 0,9g/KgBB; 1,8g/Kg BB; 3,6 g/Kg BB secara berturut- turut adalah 78 ± 2,55 mg/dl; 71,4 ± 2,07 mg/dl; 68,6 ± 1,82 mg/dl ; 78,4 ± 2.07 mg/dl. Dari hasil percobaan, dapat diketahui bahwa ketiga dosis tepung daun beluntas yang digunakan menunjukkan adanya efek menurunkan kolesterol dan secara statistik menunjukkan pengaruh nyata (Fhitung =19,35 > F 0.01.3,16 tabel=5,29).Maka dapat disimpulkan berdasarkan penelitian yang dilakukan bahwa daun beluntas dapat menurunkan kolesterol.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Contributors:
ContributionNameNIP
Thesis advisorSinaga, Erlintan1961011911986012001
Call Number: 574 Sir p
Keywords: Tepung Daun; Kolestrol Mencit
Subjects: Q Science > QH Natural history > QH301 Biology
Divisions: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Biologi
Depositing User: Mr Aris Hadiana
Date Deposited: 08 Apr 2016 08:34
URI: http://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/10244

Actions (login required)

View Item View Item